Tergantung negara yang menerbitkannya. Di lapangan, polisi di Bali umumnya menerima SIM internasional (International Driving Permit/IDP) yang dibawa bersama SIM asli negara asal, tetapi Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar dan perwakilan Kedutaan Korea di Bali sendiri menyatakan IDP negara mereka tidak sah di Indonesia. Indonesia juga belum meratifikasi konvensi lalu lintas PBB mana pun, jadi posisi Anda lebih rapuh daripada yang dikira banyak penyewa motor. Semua di bawah dicek 23 Oktober 2026.
Apa dasar hukumnya di Indonesia?
Peraturan Kepolisian Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM, Pasal 3 ayat (13), menyebut SIM internasional terbitan negara lain berlaku di Indonesia "berdasarkan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Lalu Lintas Jalan atau perjanjian internasional lainnya". Masalahnya, menurut catatan resmi UN Treaty Collection (bab XI-B-19), Indonesia hanya menandatangani Konvensi Wina 1968 pada 8 November 1968 dan tidak tercatat meratifikasinya. Indonesia juga tidak termasuk pihak Konvensi Jenewa 1949, konvensi yang menjadi dasar IDP Jepang.
Akibatnya, pengakuan IDP di Bali lebih bergantung pada praktik razia dan sikap negara penerbit daripada kewajiban perjanjian. Aturan dasarnya tetap: setiap pengemudi wajib memiliki SIM sesuai jenis kendaraan (UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 77).
Bagaimana posisi tiap negara?
- Jepang. JAF menulis bahwa IDP terbitan Jepang hanya berlaku di negara pihak Konvensi Jenewa 1949. Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar dalam imbauan 8 Maret 2023 menyatakan IDP Jepang tidak sah di Indonesia karena tidak ada hubungan timbal balik. Bila Anda menyetir dengan IDP Jepang, saat razia atau kecelakaan Anda bisa diperlakukan sebagai pengemudi tanpa SIM dan tidak mendapat ganti rugi asuransi. Imbauan serupa sudah terbit akhir 2019 dan akhir 2022.
- Korea Selatan. Pengumuman Kantor Kedutaan Besar Korea cabang Bali tanggal 19 Juni 2024 menulis bahwa SIM Korea maupun IDP Korea tidak berlaku di Indonesia, dan menyewa motor tanpa SIM Indonesia adalah pelanggaran. Pengumuman itu juga mengingatkan bahwa sebagian besar polis asuransi perjalanan Korea tidak menanggung kecelakaan yang terjadi karena tindakan melanggar hukum.
- Australia. Smartraveller, situs resmi pemerintah Australia, menyatakan untuk mengemudi di Indonesia Anda perlu SIM Indonesia atau IDP, di samping SIM Australia, dan keduanya harus mencakup jenis kendaraan, termasuk motor dan moped. Smartraveller juga memperingatkan asuransi perjalanan akan menolak klaim bila Anda tidak punya SIM atau golongannya salah.
- Rusia. Rusia meratifikasi Konvensi Wina 1968 (7 Juni 1974 menurut data PBB) dan menerbitkan IDP format 1968. Karena Indonesia belum meratifikasi konvensi itu, statusnya sama abu-abunya. Dalam razia, IDP ini biasanya diperiksa bersama SIM Rusia. Tidak ditemukan pernyataan resmi Konsulat Rusia di Bali soal ini per 23 Oktober 2026, jadi minta kepastian tertulis dari asuransi Anda.
Golongan SIM: jangan tertukar antara A dan C
Di Indonesia, SIM A untuk mobil perseorangan sampai 3.500 kg, SIM C untuk motor sampai 250 cc, SIM CI untuk 250-500 cc, dan SIM CII di atas 500 cc (Perpol 5/2021 Pasal 3). Di buku IDP kodenya berbeda: kategori A berarti sepeda motor dan B berarti mobil. Skuter matik sewaan seperti Scoopy, Vario, atau NMAX memerlukan kategori A yang distempel di IDP, dan umumnya SIM motor di negara asal. Turis yang hanya punya SIM mobil tetap tidak sah naik motor walau memegang IDP asli.
Apa akibatnya bila kena razia tanpa SIM sah?
UU 22/2009 Pasal 281: mengemudi tanpa memiliki SIM diancam kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp1.000.000. Punya SIM tetapi tidak membawanya (Pasal 288 ayat 2) didenda paling banyak Rp250.000. Razia rutin seperti Operasi Patuh Agung 14-27 Juli 2025 secara terbuka menyasar turis yang menyewa motor (Kompas.com, 17 Juli 2025). Cara membayar dan besaran denda yang biasa dijatuhkan ada di artikel kena tilang di Bali; pelanggaran helm dihitung terpisah, lihat aturan wajib helm untuk turis.
Bagaimana dengan asuransi bila terjadi kecelakaan?
Ini risiko terbesarnya, jauh lebih mahal daripada denda. Polis perjalanan umumnya mensyaratkan SIM yang sah di negara tempat kecelakaan, golongan yang sesuai, dan helm. Bila salah satunya tidak terpenuhi, klaim biaya rumah sakit, evakuasi medis, dan tanggung jawab kepada pihak ketiga bisa ditolak, sementara penyewa motor tetap menagih kerusakan unitnya. Baca bagian pengecualian polis Anda sebelum berangkat; poin yang perlu dicek ada di artikel perlukah asuransi perjalanan ke Bali.
Jadi, apa yang sebaiknya Anda lakukan?
- Pemegang SIM Jepang atau Korea: jangan menyetir sendiri. Pakai sopir, Grab, Gojek, atau taksi. Jalur resmi satu-satunya adalah SIM Indonesia; syarat dan kendalanya dibahas di artikel bisakah turis asing membuat SIM di Bali.
- Pemegang SIM Australia atau Rusia: bawa IDP fisik dari lembaga resmi negara Anda, SIM asli, dan paspor setiap kali berkendara. Pastikan kategori A distempel bila akan naik motor.
- Minta konfirmasi tertulis dari perusahaan asuransi bahwa IDP Anda diterima untuk klaim di Indonesia.
- Penyewa motor yang tidak menanyakan SIM bukan tanda Anda boleh berkendara. Aturan berkendara lain untuk wisatawan ada di halaman aturan Bali.
FAQ
Apakah IDP digital atau "IDP online" berlaku? Dokumen yang dijual situs komersial bukan IDP resmi. IDP sah hanya diterbitkan otoritas atau klub otomotif yang ditunjuk negara Anda, dalam bentuk buku kertas.
Berapa lama IDP berlaku? IDP format Jenewa 1949 berlaku satu tahun; format Wina 1968 paling lama tiga tahun atau sampai SIM asal habis, mana yang lebih dulu.
Bisakah saya membuat SIM internasional di Indonesia? SIM internasional terbitan Indonesia hanya berlaku di luar Indonesia (Perpol 5/2021 Pasal 3 ayat 12), jadi tidak membantu untuk berkendara di Bali.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!