Pillar

Bisakah Turis Dipidana karena Ulasan Negatif atau Postingan di Bali?

Bisa, tapi jarang dan hanya dalam kondisi tertentu. Ulasan jujur tentang pengalaman Anda sendiri di hotel atau restoran Bali hampir tidak mungkin berujung pidana, sedangkan tuduhan tanpa bukti yang menyebut nama orang, ujaran kebencian soal agama atau suku, dan konten yang melecehkan tempat suci bisa membawa Anda ke polisi atau imigrasi.

Ringkasan aturan di bawah memakai teks UU 1/2024 (perubahan kedua UU ITE), rilis Mahkamah Konstitusi 29 April 2025, dan pemberitaan media yang dicek 26 Oktober 2026. Ini informasi umum, bukan nasihat hukum.

Pasal apa yang dipakai untuk ulasan atau postingan?

Ada dua pasal utama di UU ITE versi 2024 yang ditandatangani 2 Januari 2024:

  • Pasal 27A (pencemaran nama baik): sengaja menyerang kehormatan orang lain dengan menuduhkan suatu hal agar diketahui umum lewat media elektronik. Ancamannya maksimal 2 tahun penjara dan/atau denda Rp400 juta. Menurut Hukumonline (18 Januari 2024), bila tuduhan itu tidak bisa dibuktikan dan bertentangan dengan fakta, masuk ke fitnah dengan ancaman maksimal 4 tahun dan denda Rp750 juta.
  • Pasal 28 ayat (2) (hasutan kebencian SARA): menyebarkan informasi yang menghasut kebencian terhadap kelompok berdasarkan agama, suku, ras, dan sejenisnya. Ancamannya maksimal 6 tahun penjara dan/atau denda Rp1 miliar.

Sejak 2 Januari 2026, KUHP baru (UU 1/2023) juga berlaku dan memuat pasal pencemaran dan fitnah tersendiri (Pasal 433-434). Penjelasan lengkap soal KUHP ada di artikel KUHP baru 2026 untuk turis.

Apakah hotel atau restoran bisa melaporkan ulasan saya?

Lewat Pasal 27A, praktis tidak. Mahkamah Konstitusi dalam Putusan 105/PUU-XXII/2024 yang dibacakan 29 April 2025 menegaskan bahwa "orang lain" berarti perseorangan. Institusi, korporasi, profesi, dan jabatan tidak bisa menjadi pengadu. Pasal ini juga delik aduan, jadi hanya korban langsung yang bisa melapor.

Artinya, PT pengelola vila atau restoran tidak bisa memakai pasal ini untuk ulasan "kamarnya kotor, AC mati, layanan lambat". Risiko berubah bila Anda menyebut orang tertentu dengan tuduhan, misalnya "manajer bernama X mencuri deposit saya" tanpa bukti. Orang itu sebagai individu tetap bisa mengadu. Gugatan perdata dari pihak usaha juga tetap mungkin secara teori, meski jarang terdengar untuk ulasan wisatawan.

Pernahkah turis asing dipidana karena ulasan di Bali?

Dari penelusuran pemberitaan nasional hingga 26 Oktober 2026, tidak ditemukan kasus turis asing yang dipidana di Bali karena ulasan Google atau TripAdvisor. Kasus terdekat terjadi di Thailand: pada September 2020 CBS News dan Bangkok Post melaporkan seorang warga AS dilaporkan resor di Koh Chang atas ulasan TripAdvisor, ditahan sebentar, lalu dibebaskan dengan jaminan. Hukum Thailand berbeda, tapi kasus itu menunjukkan pelaku usaha bisa bereaksi keras.

Lalu postingan seperti apa yang benar-benar bermasalah di Bali?

Yang paling sering berujung masalah bukan ulasan, tapi foto atau video yang dianggap menodai tempat suci atau melanggar kesusilaan. Contoh nyata:

  • Mei 2022: pasangan WN Rusia, Alina Fazleeva dan suaminya, memotret diri tanpa busana di pohon kayu putih yang disucikan di Desa Tua, Tabanan, lalu mengunggahnya ke Instagram. ANTARA Bali melaporkan keduanya dideportasi dan masuk daftar cekal berdasarkan Pasal 75 ayat (1) UU Keimigrasian.
  • April 2023: WN Rusia Luiza Kosykh dideportasi setelah foto lamanya di pohon yang sama (diunggah 2021) viral kembali.

Dasar yang dipakai di kasus seperti ini adalah keimigrasian dan ketertiban umum, bukan pencemaran nama baik. Deportasi bisa terjadi tanpa proses pidana. Pola kasus deportasi terbaru ada di artikel 10 kasus deportasi Oktober 2026.

Bagaimana kalau saya merekam turis lain yang berulah?

Hati-hati juga. Pada Maret 2023, Bisnis.com memberitakan imbauan Imigrasi Bali agar masyarakat tidak memviralkan pelanggaran WNA dan melapor langsung ke petugas, sementara Kapolda Bali saat itu, menurut Kompas TV dan detikBali, mengingatkan risiko UU ITE bagi penyebar video. Merekam orang dan mengunggah wajahnya dengan tuduhan bisa menjadi masalah, apalagi bila tuduhannya keliru. Untuk sisi sebaliknya, yaitu Anda yang difoto orang lain, baca hak Anda saat difoto diam-diam di pantai.

Apa yang aman ditulis di ulasan Google atau TripAdvisor?

  • Tulis fakta yang Anda alami sendiri, dengan tanggal: "Kami check-in 12 Oktober, air panas tidak berfungsi dua malam."
  • Pisahkan fakta dan pendapat: "menurut saya terlalu mahal untuk porsinya" adalah pendapat yang sah.
  • Jangan menuduh pidana (mencuri, menipu, memeras) dengan menyebut nama staf. Laporkan ke polisi bila memang terjadi.
  • Hindari komentar tentang agama, suku, atau warga Bali sebagai kelompok.
  • Simpan bukti: struk, foto, percakapan WhatsApp. Bila dikomplain, Anda bisa menunjukkan dasar ulasan.
  • Bila pemilik meminta ulasan dihapus dengan ancaman, tetap tenang. Anda boleh mengedit bagian yang memang keliru, dan platform punya jalur pelaporan bila Anda merasa diintimidasi.

Aturan lain yang sering ditanyakan wisatawan terkumpul di halaman aturan Bali.

FAQ

Apakah turis bisa dicegah keluar Indonesia karena laporan pencemaran nama baik? Secara hukum penyidik bisa meminta pencegahan untuk tersangka, tapi untuk ulasan biasa tidak ada kasus yang diberitakan. Bila Anda menerima panggilan polisi, hubungi kedutaan dan pengacara sebelum menjawab.

Apakah komentar di grup Facebook atau Telegram tertutup juga kena? Pasal 27A mensyaratkan hal itu "diketahui umum". Grup besar bisa dianggap umum, jadi perlakukan seperti posting publik.

Apakah meme atau video lucu tentang upacara adat bisa bermasalah? Bisa, bila dianggap melecehkan agama atau tempat suci. Kasus Tabanan 2022 dan 2023 berawal dari foto di pohon suci, bukan dari ulasan.

Semua aturan Bali di satu halaman 121 panduan aturan & larangan untuk turis, dikelompokkan per topik. Lihat daftar lengkap
Bisakah Turis Dipidana karena Ulasan Negatif atau Postingan di Bali? Bisakah Turis Dipidana karena Ulasan Negatif atau Postingan di Bali? Bisakah Turis Dipidana karena Ulasan Negatif atau Postingan di Bali?

Siap menginap mewah dengan harga voucher?

Jelajahi hotel partner premium kami dan kunci harga terbaik hari ini.

Lihat Hotel Partner

Komentar 0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Jelajahi Lainnya

Artikel menarik lain yang mungkin kamu suka.