Pendakian Gunung Adeng di Baturiti, Tabanan, dibuka pukul 03.00-18.00 WITA dengan biaya Simaksi Rp20.000 per orang, menurut detikBali (13 Juni 2026). Jalurnya satu jalur utama dengan tiga pos, berujung di Pura Pucak Adeng, dan dikelola Kelompok Tani Hutan (KTH) Abang Lestari bersama Banjar Abang, Desa Baturiti, dengan izin Kementerian Kehutanan.
Rute sehari dari Denpasar atau Ubud
- 03.30: berangkat. Ke Baturiti lewat jalur Denpasar-Bedugul kira-kira 1,5 jam bila jalan lengang (perkiraan).
- 05.00: registrasi di pos KTH: isi data, sebut tujuan, bayar Simaksi Rp20.000. Kamu wajib lapor lagi setelah turun.
- 05.15-09.15: naik. Liputan6 (21 Februari 2024) menyebut sekitar 4 jam dengan langkah santai karena jalurnya panjang. Tiga pos jadi titik jeda alami, sekitar 10 menit per pos.
- 09.15-10.00: jeda di puncak, Pura Pucak Adeng. Ini pura aktif: pakai kain atau sarung, jangan naik ke pelinggih, dan perempuan yang sedang haid tidak masuk area pura sesuai adat Bali.
- 10.00-13.00: turun. Liputan6 mencatat ada pendaki yang terpisah dari rombongan saat turun, jadi jalan berkelompok dan jangan ambil percabangan tanpa tanda.
- 13.30: lapor turun, lalu makan siang. Bakso Eso di Pasar Baturiti dekat dan murah.
Berangkat sepagi itu bukan demi sunrise, tapi supaya sudah turun sebelum hujan sore yang mulai sering di November.
Sebelum kamu pergi
- Sampah wajib dibawa turun. Pengelola menegakkan aturan ini, jadi bawa kantong sendiri.
- Musim hujan. BMKG memprakirakan musim hujan merata di Bali mulai November 2026 (prakiraan BMKG). Pengelola berencana membuka jalur alternatif yang lebih landai untuk musim hujan, tanda jalur utama licin saat basah. Pakai celana panjang dan sepatu bersol kasar.
- Titik mulai. detikBali menyebut pengelola di Banjar Abang, Desa Baturiti, sedangkan beberapa situs perjalanan menyebut start dari Desa Angseri. Tanyakan titik registrasi terbaru sebelum berangkat.
- Upacara bisa menutup jalur. Gunung berpura di puncak kadang ditutup saat piodalan, seperti pendakian Gunung Agung yang ditutup 21 Oktober-5 November 2026 karena pujawali (detikBali). Konfirmasi dulu.
- Pemandu. Pengelola tidak menyebutnya wajib, tapi disarankan untuk pendakian pertama. Aturan umumnya ada di artikel mendaki tanpa pemandu.
Kurang cocok untuk siapa?
Kalau kamu mencari panorama terbuka seperti Batur, Adeng bukan pilihannya: sumber yang ada lebih menonjolkan hutan lebat dan pura daripada pemandangan. Tidak cocok juga untuk anak kecil atau lutut bermasalah, karena naik-turun sekitar 7 jam. Ketinggiannya beda antar sumber: 1.802 mdpl menurut pengelola, 1.826 mdpl menurut Liputan6. Akhir pekan bisa sekitar 100 pendaki per hari, hari kerja lebih sepi. Alternatif lebih pendek di kawasan yang sama: Gunung Tapak.
Supaya tidak berangkat jam 03.30 dari selatan, cek pilihan menginap dekat Bedugul di voucher hotel AccessiaPass untuk malam sebelumnya.
Lokasi, biaya, kontak
- Lokasi: Lihat di Google Maps
- Biaya: Simaksi Rp20.000 per orang (detikBali, 13 Juni 2026; dicek 30 Oktober 2026)
- Jam: 03.00-18.00 WITA
- Reservasi: tidak perlu, daftar langsung di pos. Kabar jalur terbaru: cari di Instagram
FAQ
Berapa lama mendaki Gunung Adeng?
Sekitar 4 jam naik dengan langkah santai (Liputan6); siapkan sekitar 7 jam total ditambah jeda.
Boleh berkemah di Gunung Adeng?
Sumber yang kami cek tidak menyebut izin berkemah. Tanyakan ke KTH Abang Lestari saat registrasi.
Ada tarif khusus turis asing?
Sumber hanya menyebut Simaksi Rp20.000 per orang tanpa tarif terpisah. Bawa paspor untuk registrasi.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!