Ya, penyeberangan Gilimanuk-Ketapang sempat tersendat pada 29-30 Oktober 2026 karena air laut surut ekstrem membuat kapal sulit bersandar di Dermaga LCM Gilimanuk. PT ASDP kini mengeruk endapan di dermaga itu, tetapi revitalisasi Dermaga MB II masih berjalan, jadi antrean kendaraan bisa muncul lagi saat surut.
Apa yang terjadi di Gilimanuk
detikBali (30 Oktober 2026) melaporkan aktivitas bongkar muat di Dermaga LCM terganggu dua hari berturut-turut. Surut terjadi sejak dini hari hingga siang, sehingga ramp door kapal tidak menyentuh bibir dermaga dan kadang hanya satu kapal yang bisa sandar. Manajer Humas ASDP Cabang Ketapang, Bintang Felfian, menyebut pengerukan dilakukan di sekitar Dermaga LCM Gilimanuk dan Ketapang sedalam 3-4 meter agar kapal tidak kandas.
Masalah kapasitas ini bukan hal baru. ANTARA Bali (7 September 2026) mencatat antrean di sisi Ketapang sempat belasan kilometer, lalu ASDP dan asosiasi sopir sepakat bahwa Dermaga LCM khusus kendaraan barang, sementara kendaraan penumpang lewat dermaga MB. Saat itu pekerjaan peningkatan kapasitas dermaga dua Gilimanuk dan dermaga ponton Ketapang juga sedang berjalan.
Dampaknya bagi turis
- Penumpang mobil, bus, dan pejalan kaki tidak memakai Dermaga LCM, tetapi antrean truk di jalan menuju pelabuhan bisa ikut memperlambat perjalanan.
- Tur Kawah Ijen dari Bali umumnya menyeberang lewat Gilimanuk. Sisakan jeda 1-2 jam dari jadwal penjemputan di Banyuwangi.
- Jalan Denpasar-Gilimanuk juga terdampak hujan. detikBali (31 Oktober 2026) melaporkan pohon tumbang di hutan Cekik sempat mengganggu lalu lintas sebelum dievakuasi, dan senderan jalan di Yehembang Kauh, Mendoyo, jebol sepanjang sekitar 12 meter.
Yang perlu disiapkan
- Beli tiket di Ferizy sebelum ke pelabuhan. Situs ferizy.com (dicek 1 November 2026) menyebut check-in hanya berlaku pada rentang waktu di e-tiket, dan tiket hangus bila terlewat. Bawa identitas; untuk kendaraan, pelat nomor harus sama dengan e-tiket.
- Bila jadwal berubah karena antrean, hubungi call center ASDP 191 atau WhatsApp 0811 1021 191 (tercantum di ferizy.com).
- Bawa air minum dan camilan. Antrean di area pelabuhan bisa lama, dan sebagian besar terjadi di jalan terbuka.
- Pantau prakiraan BMKG. Musim hujan sudah mulai, dan pohon tumbang di jalur barat biasanya muncul setelah hujan deras sore. Ringkasan musimnya ada di artikel kapan musim hujan Bali dimulai.
Bila tiba di Gilimanuk larut malam setelah antre, menginap semalam di Gilimanuk atau Pemuteran lebih aman daripada menyetir jalur Cekik dalam gelap; voucher hotelnya bisa dicari di AccessiaPass. Rincian tarif feri, bus, dan kereta ada di panduan ke Bali lewat jalur darat, dan bila punya waktu menunggu, Museum Manusia Purba Gilimanuk letaknya dekat pelabuhan. Aturan umum untuk wisatawan ada di halaman aturan Bali.
FAQ
Apakah penyeberangan Gilimanuk-Ketapang ditutup?
Tidak. Per berita 30 Oktober 2026, kapal tetap beroperasi; yang terganggu adalah sandar di Dermaga LCM saat surut ekstrem.
Jam berapa sebaiknya menyeberang?
Pada 29-30 Oktober surut terjadi dini hari sampai siang. Jadwal pasang surut bergeser tiap hari, jadi cek kabar terbaru ASDP sebelum berangkat.
Apakah Dermaga MB II sudah selesai?
Belum ada pengumuman selesai per 1 November 2026. detikBali masih menyebut revitalisasinya berlangsung.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!