Museum Buleleng Singaraja: 5 Ruang Koleksi Bali Utara di Kompleks Bekas Puri

Banyak pelancong melintasi Singaraja hanya untuk mengejar lumba-lumba Lovina, padahal di Jalan Veteran No. 23 berdiri museum kecil yang merangkum seluruh cerita Bali Utara. Museum Buleleng menempati lingkungan Pura Seni Sasana Budaya, kompleks bekas Puri Agung Buleleng, diresmikan 21 Desember 2001 dan dibuka untuk umum pada 30 Maret 2002 atas gagasan Yayasan Pelestarian Warisan Budaya Bali Utara.

Lima Ruang Koleksi yang Bisa Ditelusuri

  • Ruang Prasejarah — sarkofagus batu dan temuan purbakala dari pesisir utara Bali.
  • Ruang Sejarah — jejak Kerajaan Buleleng sampai masa kolonial di Singaraja.
  • Ruang Kesukuan — alat pertanian dan perlengkapan nelayan yang menopang hidup warga Bali Utara.
  • Ruang Kerajinan — kain tenun, kerajinan emas dan perak, patung, serta senjata tradisional termasuk keris.
  • Ruang Panji Sakti — koleksi keluarga Ki Gusti Anglurah Panji Sakti, pendiri Buleleng; lukisan Ki Barak Panji Sakti menjadi koleksi unggulan museum.

Akses dari Lovina, Denpasar, dan Ubud

  • Dari Lovina hanya sekitar 10–12 km atau 20–30 menit berkendara.
  • Dari Denpasar sekitar 2,5–3 jam lewat Bedugul; dari Ubud sekitar 2,5–3 jam lewat Kintamani.
  • Tersedia halaman parkir di kompleks, dan Gedong Kirtya di Jl. Veteran No. 20 bersebelahan — dua museum bisa digabung dalam satu pagi.

Waktu Terbaik dan Apa yang Perlu Disiapkan

  • Datang pagi, sekitar pukul 08.00–10.00, saat ruangan masih sejuk dan petugas longgar untuk memandu.
  • Bawa uang tunai kecil untuk buku tamu atau sumbangan sukarela, plus botol minum karena Singaraja terik.
  • Berpakaian sopan; sebagian label koleksi sangat ringkas, jadi mintalah pemandu museum menjelaskan.

Info Praktis & Reservasi

  • Lokasi: Jl. Veteran No. 23, Paket Agung, Singaraja, Buleleng — Lihat di Google Maps.
  • Jam buka: sekitar 08.00–15.30 WITA Senin–Jumat (Jumat sering lebih singkat), Sabtu hanya sampai sekitar pukul 14.00; Minggu dan hari libur nasional tutup. Sumber berbeda-beda, konfirmasi dulu.
  • Tiket: umumnya gratis atau sumbangan sukarela; sebagian sumber menyebut retribusi sekitar Rp5.000 per orang.
  • Cara datang: langsung tanpa reservasi. Rombongan atau kunjungan sekolah sebaiknya menghubungi (0362) 21141 atau [email protected] lebih dulu.
  • Sosmed: cari di Instagram.

Museum Buleleng bukan museum megah, tapi justru di sinilah Bali Utara bercerita tanpa antrean panjang. Satu jam di lima ruangnya membuat Pura Beji Sangsit, Gedong Kirtya, sampai pasir hitam Lovina terasa jauh lebih masuk akal. Kalau Singaraja masuk rencana, bandingkan harga dan pesan voucher menginap Anda di AccessiaPass sebelum berangkat.

Museum Buleleng Singaraja: 5 Ruang Koleksi Bali Utara di Kompleks Bekas Puri Museum Buleleng Singaraja: 5 Ruang Koleksi Bali Utara di Kompleks Bekas Puri Museum Buleleng Singaraja: 5 Ruang Koleksi Bali Utara di Kompleks Bekas Puri

Siap menginap mewah dengan harga voucher?

Jelajahi hotel partner premium kami dan kunci harga terbaik hari ini.

Lihat Hotel Partner

Komentar 0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Jelajahi Lainnya

Artikel menarik lain yang mungkin kamu suka.