Di sisi timur Lapangan Puputan Badung, Denpasar, berdiri kompleks bertembok yang setiap hari dilewati ribuan kendaraan tanpa banyak yang mampir: Museum Bali atau Museum Negeri Propinsi Bali. Padahal inilah museum tertua sekaligus paling lengkap di pulau ini — cikal bakalnya, Gedung Arca, dibangun sejak 1910 dan museumnya resmi dibuka untuk umum pada 1932.
Arsitektur Perpaduan Pura dan Puri
Yang istimewa bukan cuma koleksinya. Kompleks ini ditata seperti perpaduan pura (tempat ibadah) dan puri (istana raja): candi bentar, gapura bertatah, halaman berjenjang, dan bale-bale terbuka — hasil kerja arsitek Eropa bersama para undagi, arsitek tradisional Bali. Jadi sebelum melihat satu benda pun, Anda sudah belajar tata ruang tradisional Bali.
Empat Gedung, Empat Tema
- Gedung Timur (Gedung Arca): artefak prasejarah dan arkeologi — sarkofagus, alat batu, benda perunggu.
- Gedung Tabanan: dunia pertunjukan — topeng tari, wayang kulit, kostum, dan alat musik.
- Gedung Karangasem: seni rupa, patung, dan lukisan gaya klasik Bali.
- Gedung Buleleng: kain tenun seperti endek dan songket beserta perlengkapan busana adat.
- Keris dan benda upacara tersebar di beberapa ruang; sempatkan membaca label penjelasnya.
Satu Pagi, Tiga Tempat
Datanglah pukul 08.00–10.00 saat udara masih sejuk dan ruang pamer relatif sepi. Setelah museum, jalan kaki beberapa langkah ke Pura Jagatnatha di sebelahnya, lalu menyeberang ke Lapangan Puputan Badung untuk melihat monumen Puputan. Tiga tempat ini cukup ditempuh 2–3 jam. Berpakaianlah sopan, menutup bahu dan lutut, karena museum bersebelahan langsung dengan pura yang masih aktif dipakai bersembahyang.
Info Praktis & Reservasi
- Lokasi: Jl. Mayor Wisnu, Denpasar — Lihat di Google Maps
- Jam buka: setiap hari mulai pukul 08.00 WITA, umumnya tutup sekitar pukul 15.00–16.30 dan lebih awal pada hari Jumat (sekitar 13.00–14.30). Bisa tutup pada hari libur nasional dan hari raya besar Bali seperti Nyepi.
- Tiket: dibeli langsung di loket, tunai atau QRIS; belum ada penjualan online. Kisaran wisatawan domestik sekitar Rp10–30rb (pelajar lebih murah), wisatawan asing sekitar Rp50rb untuk anak dan Rp100rb untuk dewasa.
- Parkir & akses: parkir motor dan mobil tersedia di sekitar Jl. Mayor Wisnu dan Lapangan Puputan; sekitar 20–30 menit dari Sanur dan 30–45 menit dari Kuta.
- Sosmed: cari di Instagram
Selesai menyusuri sejarah Denpasar, istirahatlah dengan nyaman tanpa boros: bandingkan harga dan pesan voucher menginap di Sanur, Kuta, atau Seminyak lewat AccessiaPass.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!