Bukit Nampo di Banjar Tanahampo, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, berjarak sekitar 15 km dari Amlapura atau 30-40 menit berkendara, dengan ketinggian kira-kira 800 mdpl. Tiket masuk tercatat Rp15-20rb per orang dan berkemah dengan tenda sendiri Rp25-35rb per orang menurut liputan 2023-2025, jadi siapkan uang tunai dan cek angka terbaru di loket (dicek September 2026). Di peta dan media sosial bukit ini sering dicari dengan julukan Bukit Surga.
Bukit ini awalnya lahan kebun dengan gubuk jaga untuk mengusir monyet, lalu dibuka resmi sebagai objek wisata pada 2016 dan dikelola warga Jungutan. Liputan media terakhir yang kami temukan terbit November 2025.
Rute subuh dari Candidasa
- 04.30 berangkat dari Candidasa. Jaraknya kira-kira 28 km lewat Amlapura, hitung sekitar 1 jam dengan motor atau mobil. Dari Amed atau Tulamben tambahkan waktu, karena harus turun dulu ke Amlapura.
- 05.20 masuk Bebandem. Cari SMPN 1 Bebandem lalu ikuti jalan menanjak ke Jungutan. Jangan menurut rute pintas Google Maps lewat Sibetan: pemandu lokal menyebut jalurnya terlalu curam dan rawan terperosok.
- 05.35 parkir dan bayar tiket. Kendaraan bisa naik sampai area pengelola, jadi tidak ada pendakian panjang; sisanya jalan kaki beberapa menit ke titik pandang. Bawa senter karena jalur belum terang.
- sekitar 06.00 matahari terbit pada Oktober. Langit sudah berwarna 20-30 menit sebelumnya, jadi datang terlambat 10 menit pun masih kebagian cahaya terbaik.
- 07.00 turun. Lanjutkan ke Air Terjun Jagasatru atau kebun salak di Desa Sibetan yang searah.
Berkemah semalam atau cukup datang subuh?
Area bukit buka 24 jam karena dipakai berkemah. Pengelola menyewakan tenda; paket lengkap tercatat mulai Rp175rb pada 2023. Keuntungan berkemah: kamu melihat lampu kota Amlapura di malam hari dan tidak perlu menyetir jalan menanjak dalam gelap. Kerugiannya: fasilitas sederhana (toilet dan warung kecil), dan akhir pekan ramai rombongan anak muda lokal. Kalau ingin tidur di kasur dekat lokasi, voucher menginap AccessiaPass untuk hotel di Candidasa bisa menjadi basis, lalu berangkat subuh sesuai jadwal di atas.
Yang sering membuat kecewa
- Gunung Agung bisa tertutup awan, terutama musim hujan November-Maret. Pemandangan laut ke tenggara biasanya tetap terlihat.
- Jalan terakhir menanjak dan berkelok. Motor matik dengan dua orang akan kerja keras; pastikan rem dan ban baik.
- Kurang cocok untuk yang mencari tempat sepi di akhir pekan atau fasilitas lengkap. Datang hari kerja bila ingin tenang.
- Pengalaman bukit panorama serupa tanpa berkemah ada di Bukit Putung, sekitar 30 menit ke arah barat.
Lokasi, tiket, kontak
- Lokasi: Lihat Bukit Nampo di Google Maps
- Tiket: Rp15-20rb per orang; berkemah bawa tenda Rp25-35rb per orang; sewa tenda tanya di loket.
- Jam: 24 jam (area kemah).
- Info terbaru: cari Bukit Nampo di Instagram
Kalau kabut turun saat kamu tiba, tunggu 20-30 menit sebelum menyerah: liputan media beberapa kali menyebut bukit ini sesekali berada di atas lapisan awan pada pagi hari.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!