Masuk ke Badung Agro Techno Park (ATP) di Desa Belok Sidan, Petang, per Juni 2026 tidak dipungut tiket. Alasannya bukan promosi: menurut detikBali (19 Juni 2026), kawasan kopi seluas 14,87 hektare milik Pemkab Badung ini belum berstatus objek dan daya tarik wisata (ODTW), sehingga belum boleh menarik retribusi. Wisatawan tetap datang dan dicatat di buku kunjungan. Sebelum kamu naik ke Badung paling utara, ada beberapa hal yang sering salah dibayangkan.
Hal yang perlu diketahui sebelum berangkat
- Ini kebun dinas, bukan taman rekreasi. Pengelolanya Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Badung, dengan UPTD khusus sejak 1 Maret 2026. Isinya kebun kopi Arabika yang sudah berbuah, demplot bawang merah dan bawang putih, serta sarana pengolahan pascapanen.
- Ada kedai kopi dan ayunan, tapi menunya tak dipublikasikan. detikBali (November 2025) menyebut area santai berkedai kopi, wahana swing, dan ruang pelatihan barista. Daftar harga kedai tidak kami temukan di sumber mana pun; bawa uang tunai secukupnya.
- Wahana ATV belum ada. Bupati Badung baru menyampaikan rencananya pada Juni 2026 tanpa jadwal. Konten media sosial yang menjanjikan ATV di sini sebaiknya dicek ulang.
- Jam buka belum resmi. Karena belum berstatus ODTW, tidak ada jam operasional wisata yang diumumkan. Datang pada jam kerja kantor (pagi sampai sore) adalah tebakan paling aman, bukan jaminan.
- Kelas barista bukan untuk umum. Pelatihan di sini adalah program dinas untuk petani dan warga. Belum ada informasi kelas berbayar untuk wisatawan.
Kurang cocok untuk siapa
Kalau kamu mencari spot foto yang tertata dan fasilitas lengkap seperti agrowisata swasta, tempat ini akan terasa setengah jadi. Diperpa sendiri menyebut anggaran pembangunan fisik tak lagi dialokasikan karena sarana pengolahan dianggap cukup. ATP lebih cocok untuk peminat kopi yang ingin melihat kebun dan pengolahan Arabika dataran tinggi tanpa tur.
Soal bensin minggu ini
Belok Sidan berbatasan dengan Kintamani, sekitar 1,5 jam berkendara dari Denpasar menurut detikBali. Pada 14 Oktober 2026 detikBali melaporkan Pertalite langka di Denpasar, Badung, dan Bangli, dengan antrean hingga sekitar 1 km, termasuk di SPBU Latu, Abiansemal, jalur yang biasa dilewati menuju Petang. Isi penuh tangki sebelum meninggalkan kota. Ada 92 SPBU di Denpasar dan Badung yang dibuka 24 jam. Soal boleh tidaknya turis membeli Pertalite, lihat aturan BBM untuk wisatawan Oktober 2026.
Lokasi, akses, dan sosial media
- Lokasi: Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Badung. Lihat di Google Maps
- Patokan: searah dengan Jembatan Tukad Bangkung; bisa digabung dengan Bagus Agro Pelaga di desa sebelah.
- Tiket: belum ada retribusi (dicek Oktober 2026, berdasarkan laporan Juni 2026).
- Reservasi: tidak ada sistem pemesanan; datang langsung dan isi buku tamu. Rombongan sebaiknya menghubungi Diperpa Badung lebih dulu.
- Instagram: akun resmi tidak kami temukan; cari di Instagram.
Satu saran terakhir: status tanpa tiket ini bisa berubah begitu ATP resmi menjadi ODTW, jadi jangan heran bila nanti ada loket di pintu masuk.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!