The Lair adalah bar koktail di bawah Jembatan Campuhan, Ubud, yang menggantung di tepi jurang Sungai Wos; koktailnya mulai Rp135 ribu dan bar buka pukul 18.00 (Honeycombers, diperbarui September 2026). Tidak ada DJ besar atau lantai dansa. Ini tempat untuk dua-tiga gelas pelan sambil mendengar sungai.
Suasana dan cara turun
Pintu masuknya di pinggir jalan, lalu tamu menuruni tangga batu yang diterangi lentera sampai ke dek di atas jurang. Interiornya bertema "primitif" ala Jumanji: lampu redup, banyak tanaman, dinding batu. Ulasan pengunjung di Chope menyebut perjalanan menuruni tangga sebagai bagian dari pengalamannya.
Apa yang dipesan dan berapa habisnya
Menunya berupa kartu remi. Menurut NOW Bali, No. 3 berisi dark rum, Campari, dan jeruk nipis; No. 10 berisi tequila, mangga, agave, dan mint; kartu King adalah "Old Bastard" dengan scotch dan rum berempah. Honeycombers merekomendasikan No. 6, No. 10, dan The Sun From Kintamani. Ada makanan juga, dari patatas bravas dan arancini sampai bebek dry-aged 12 hari. Chope memperkirakan Rp250-400 ribu per orang untuk makan dan minum.
Jam buka: sumbernya berbeda
Honeycombers (September 2026) menulis setiap hari 18.00-23.00, Chope menulis 18.00-24.00, dan NOW Bali edisi 2025 menyebut Selasa-Minggu. Kirim pesan dulu bila datang Senin atau setelah 22.30.
Kurang cocok untuk siapa
Akses lewat tangga membuat bar ini sulit bagi pengguna kursi roda, lansia, atau yang membawa stroller. Rombongan yang ingin pesta juga akan kecewa; untuk itu Jalan Monkey Forest lebih tepat. Dress code tidak tertulis, pakaian santai rapi sudah cukup, dan aturan usia umum ada di artikel usia minimal minum alkohol di Bali.
Sebelum datang
- Lokasi: bawah Jembatan Campuhan, Jl. Raya Campuhan, Ubud (Chope mencatat alamat Jl. Raya Ubud No. 23). Lihat di Google Maps
- Reservasi: lewat Chope dari tautan di bio Instagram, atau WhatsApp +62 812 3078 0186 untuk rombongan (dari linktree resminya).
- Instagram: @thelair.ubud
- Kalau ingin pulang tanpa kendaraan, menginap di sekitar Campuhan dan cek voucher hotel Ubud di AccessiaPass.
Tangga batu yang basah dan remang terasa lain setelah tiga koktail, jadi naik pelan-pelan dan pesan Grab di atas, bukan menunggu di bahu jalan jembatan yang sempit. Sore harinya, Campuhan Ridge Walk yang mulai dari dekat sini enak dijalani sebelum gelap.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!