Taman Magenda Payangan: Tiket, Jam Buka, dan Boleh Berenang?

Tiket masuk Taman Magenda di Desa Bukian, Payangan, Rp10.000 untuk dewasa domestik, Rp5.000 untuk anak, dan Rp25.000 untuk wisatawan asing, menurut liputan detikBali 1 Juni 2026. Taman air dan petirtaan yang dikelola BUMDes Desa Bukian ini baru dibuka untuk umum pada Januari 2026, jadi banyak info lama di internet belum mencakupnya.

Apa sebenarnya Taman Magenda?

Intinya ada tiga: Pura Taman Magenda, petirtaan untuk melukat dengan lima pancuran, dan air terjun kecil di samping pura yang airnya mengalir di atas batu. BUMDes menambahkan kolam renang setengah lingkaran dengan patung perempuan menuang air, kolam teratai, dan jalan setapak selebar sekitar 1 meter di antara kolam dan sungai kecil. Sebelum dikembangkan, tempat ini hanya dipakai warga untuk sembahyang dan melukat.

Jam buka dan berapa biayanya?

Buka setiap hari 08.00-18.00 Wita. Kalau kamu datang hanya untuk sembahyang atau melukat, tidak ada tiket, cukup punia (sumbangan sukarela). Harga dan jam ini dari detikBali per Juni 2026. Karena tempatnya masih dibangun bertahap, cek ulang sebelum berangkat.

Boleh berenang?

Boleh, di kolam setengah lingkaran itu. Pengunjung tetap yang diwawancarai detikBali menyebut airnya dingin di pagi hari dan makin hangat menjelang siang, jadi datanglah agak siang kalau tidak tahan dingin. Air terjun di samping pura lebih untuk dilihat. Saat liputan, alirannya tersumbat ranting dan daun sehingga airnya tampak keruh.

Bagaimana dengan melukat?

Petirtaan lima pancuran adalah daya tarik utamanya. Mata air ini dikaitkan dengan kisah pertemuan Rsi Dharma Sadhu dan Ida Ayu Mas Manik Merta Sari, dan menurut cerita warga keduanya rutin datang ke sini terutama saat Purnama. Bawa kamen dan selendang, ikuti petunjuk penjaga, dan seperti di pura lain di Bali, perempuan yang sedang haid tidak masuk area suci. Kalau ini melukat pertamamu, baca dulu tata cara melukat di Pura Griya Sakti Manuaba yang alurnya mirip.

Apa kekurangannya?

  • Toilet hanya satu untuk pria dan satu untuk wanita, pintunya tidak bisa dikunci, dan antre saat ramai.
  • Ruang bilas cuma dua shower di samping toilet.
  • Hanya ada satu warung kecil untuk camilan dan minuman. Bawa bekal sendiri.
  • Rumput di sekitar air terjun baru ditanam. Area ini jelas masih dalam tahap penataan.

Sisi baiknya, parkir luas, ada gazebo, dan tempat sampah tersebar di beberapa titik.

Cara ke sana dan info praktis

  • Lokasi: Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Gianyar, di utara Ubud. Lihat di Google Maps
  • Jam: 08.00-18.00 Wita setiap hari.
  • Tiket: Rp10.000 dewasa domestik, Rp5.000 anak, Rp25.000 wisatawan asing. Sembahyang atau melukat cukup punia.
  • Reservasi: tidak perlu, datang langsung.
  • Instagram: cari di Instagram

Payangan bertetangga dengan kawasan Taro, jadi Taman Magenda bisa dipasangkan dengan Pura Gunung Raung di Taro dalam satu pagi. Penjaga tiket memperkirakan pengunjung terus bertambah sejak tempat ini diunggah para influencer, jadi akhir pekan kemungkinan lebih ramai daripada hari kerja.

Taman Magenda Payangan: Tiket, Jam Buka, dan Boleh Berenang? Taman Magenda Payangan: Tiket, Jam Buka, dan Boleh Berenang? Taman Magenda Payangan: Tiket, Jam Buka, dan Boleh Berenang?

Siap menginap mewah dengan harga voucher?

Jelajahi hotel partner premium kami dan kunci harga terbaik hari ini.

Lihat Hotel Partner

Komentar 0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Jelajahi Lainnya

Artikel menarik lain yang mungkin kamu suka.