Beberapa kilometer di selatan pusat Ubud, di Desa Mas (Jalan Tegal Bingin, Kemenuh, Gianyar), tersembunyi salah satu museum paling mengesankan di Bali — dan masuknya gratis. Setia Darma House of Masks and Puppets menyimpan lebih dari 1.200 topeng dan ribuan wayang dari seluruh Indonesia dan Asia, dipajang di dalam deretan joglo Jawa antik yang dibongkar-pasang kembali di atas taman berumput luas.
Apa yang Akan Anda Lihat
- Topeng Nusantara: topeng Bali (Rangda, Barong, topeng Sidakarya), topeng Jawa, Kalimantan (hudoq), sampai Papua — ditata per wilayah sehingga mudah dibandingkan.
- Wayang lintas Asia: wayang kulit dan wayang golek Jawa-Bali, ditambah koleksi boneka dari Tiongkok, India, Jepang, Thailand, hingga Eropa.
- Arsitektur joglo: bangunan kayu jati tua asli Jawa — sama menariknya dengan koleksinya sendiri.
- Taman & sawah: jalan setapak antar-paviliun melewati kolam dan pepohonan; tenang, teduh, dan hampir tak pernah ramai.
Tips Kunjungan
- Sediakan 1–1,5 jam; area museum lebih luas dari dugaan kebanyakan orang.
- Pakai alas kaki yang mudah dilepas — Anda akan naik-turun beberapa joglo.
- Gabungkan dengan Desa Mas yang memang pusat pemahat kayu, atau mampir dalam perjalanan Ubud–Sanur/Denpasar.
- Karena gratis, sisipkan donasi di kotak yang tersedia — itulah yang menjaga koleksi ini tetap terawat.
Info Praktis & Reservasi
- Lokasi: Jalan Tegal Bingin, Desa Mas, Kemenuh, Sukawati, Gianyar — sekitar 15 menit berkendara dari pusat Ubud. Lihat di Google Maps
- Jam buka: setiap hari sekitar 08.00–16.00 WITA.
- Tiket: gratis — tidak ada biaya masuk; donasi sukarela sangat dihargai.
- Reservasi: tidak perlu — datang langsung, isi buku tamu di resepsi, lalu berkeliling sendiri. Rombongan besar sebaiknya menghubungi museum lebih dulu lewat situs resminya.
- Instagram: cari di Instagram
Setia Darma paling enak dijadikan agenda pagi sebelum panas — bandingkan harga dan pesan voucher menginap Anda di kawasan Ubud lewat AccessiaPass supaya museum ini cuma sekali antar dari hotel.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!