Pura Luhur Muncak Sari di Banjar Anyar, Desa Sangketan, Penebel, dikenal warga Tabanan sebagai tempat nunas (memohon) jodoh dan kemakmuran. Dari kota Tabanan, perjalanannya sekitar satu jam lewat jalan desa yang menanjak ke lereng selatan Gunung Batukaru.
Kenapa Orang Datang ke Sini
Muncak Sari adalah salah satu pura pesanakan Pura Luhur Batukaru, bersama Tamba Waras, Besi Kalung, dan Petali. Menurut pemangku yang diwawancarai NusaBali, tiap pura punya peran: Tamba Waras untuk kesembuhan, Besi Kalung untuk kekuatan, Muncak Sari untuk kemakmuran. Bali Express mencatat petani dan krama subak biasa nangkil ke sini sebelum mulai menanam.
Pemedek pulang membawa pica, bungkusan berisi beras, uang logam, dan biji-bijian untuk ditaruh di rumah atau tempat usaha. Permohonan jodoh dihaturkan di Saren Loji, palinggih untuk Ida Ayu Mas Alit. detikBali (Oktober 2025) menulis bahwa tempat ini dulunya kumpulan batu sakral bernama Pura Bedugul Gumi sebelum bernama Muncak Sari.
Berkunjung sebagai Wisatawan
Muncak Sari bukan objek wisata bertiket. Tidak ada loket, pemandu resmi, atau papan informasi berbahasa Inggris yang tercatat di sumber mana pun. Datanglah sebagai tamu: berkain, berselendang, dan membawa uang kecil untuk dana punia. Situs Sarinbuana Eco Lodge menyebut pemangku ada di pura hampir setiap hari dan bisa memberi tirta kepada pengunjung.
Cara paling mudah bagi yang belum paham adat adalah temple walk dari Sarinbuana Eco Lodge: 3 jam (09.00-12.00) lewat kebun kakao dan kopi, Rp350rb untuk satu orang atau Rp550rb untuk 2-5 orang, anak di bawah 12 tahun gratis (per situs resminya, dicek Oktober 2026).
Penilaian Jujur
Layak bila Anda ingin melihat pura gunung yang masih dipakai sehari-hari, tanpa kios suvenir dan rombongan bus. Kurang cocok bila Anda mencari latar foto seperti Ulun Danu Beratan. Tidak ada fasilitas wisata, jalannya sempit dan berkelok, dan kabut atau hujan sering turun setelah tengah hari. Saat piodalan, area dalam penuh pemedek dan wisatawan sebaiknya melihat dari luar. Piodalan jatuh pada Buda Umanis Medangsia; menurut hitungan kalender pawukon, berikutnya 3 Februari 2027 (konfirmasi ke pengempon pura).
Lokasi dan Etika
- Lokasi: Lihat di Google Maps
- Kain dan selendang wajib. Perempuan yang sedang haid dan orang yang sedang cuntaka tidak masuk area pura, sesuai aturan umum pura di Bali (lihat etika berkunjung ke pura).
- Pura Luhur Tamba Waras ada di desa yang sama, jadi keduanya muat dalam satu pagi.
- Foto terbaru: cari di Instagram
Datanglah sekitar 08.00-10.00, saat langit lereng Batukaru biasanya masih cerah dan jalan desa belum licin oleh hujan.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!