Di jantung Denpasar, tepat di Jalan Mayor Wisnu, berdiri Pura Agung Jagatnatha — pura terbesar kota ini yang dipersembahkan untuk Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan sebagai penguasa alam semesta. Jagatnatha dibangun sebagai tempat sembahyang bersama bagi semua umat Hindu di kota. Letaknya sepaket dengan Museum Bali dan Lapangan Puputan Badung, pas untuk jalan kaki setengah hari.
Padmasana Batu Putih dan Kolam Teratai
Ikon pura ini adalah padmasana setinggi sekitar 15 meter, tertinggi di Denpasar, dipahat dari batu karang putih.
- Dasar: Bedawang Nala, kura-kura kosmis penyangga dunia, dililit naga Anantaboga dan Basuki.
- Menara: ukiran wajah dan tangan Bhoma yang dipercaya menolak pengaruh buruk.
- Kolam: air jernih berhias teratai dan dihuni ikan, membuat padmasana seolah mengambang.
Ramai Saat Purnama dan Tilem
Pura paling hidup pada purnama dan tilem, saat warga datang berbusana adat dan kerap digelar pementasan wayang kulit.
- Datang sekitar pukul 08.00–10.00 bila ingin suasana tenang.
- Siapkan uang kecil untuk donasi dan parkir, umumnya sekitar Rp5–20 ribu.
- Museum Bali, Lapangan Puputan Badung, dan patung Catur Muka semuanya dalam radius beberapa ratus meter.
Etika Masuk Pura
- Wajib kain (sarung) dan selendang saat masuk pelataran.
- Perempuan yang sedang menstruasi dan orang yang sedang berkabung tidak diperkenankan masuk.
- Jangan berdiri lebih tinggi dari pemangku atau melintas di depan orang yang sembahyang.
- Tidak menerbangkan drone tanpa izin pengelola.
Info Praktis & Reservasi
- Lokasi: Jalan Mayor Wisnu, Dangin Puri, Denpasar, bersebelahan dengan Museum Bali. Lihat di Google Maps
- Jam & donasi: buka setiap hari; tanpa tiket resmi, cukup donasi sukarela dan parkir sekitar Rp5–20 ribu.
- Aturan berpakaian: kain dan selendang wajib, tersedia persewaan sekitar Rp20 ribu di dekat pintu masuk.
- Info & pemandu: tur jalan kaki pusat kota Denpasar tersedia lewat operator lokal, cari di Instagram
Pura Jagatnatha membuktikan Denpasar bukan sekadar kota transit menuju pantai — ada lapisan budaya yang bisa dinikmati dalam satu pagi berjalan kaki. Jika ingin menambah waktu menjelajah pusat kota, cek voucher hotel AccessiaPass untuk menginap di sekitar Denpasar.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!