Tersembunyi di Desa Sebatu, Tegallalang, sekitar 20 menit ke utara dari Ubud dan dekat Tampaksiring, Pura Gunung Kawi Sebatu adalah sebuah petirtaan atau pura air Hindu yang memancarkan kedamaian. Jangan keliru: ini bukan situs candi batu Gunung Kawi di Tampaksiring, melainkan pura mata air yang dikelilingi taman ornamental yang rimbun. Lokasinya yang agak terpencil membuatnya jauh lebih sepi dibanding Tirta Empul, sehingga suasananya terasa lebih khusyuk dan intim.
Suasana & Daya Tarik
Begitu masuk, Anda disambut kolam-kolam jernih penuh ikan koi, mata air suci yang mengalir tenang, serta pemandian (beji) tempat warga melakukan ritual penyucian. Bangunan pura berhias ukiran batu yang indah, dipadu pepohonan tropis dan bunga yang membuat udara terasa sejuk. Suara gemericik air dan kicau burung menambah ketenangan, sementara taman yang tertata rapi menjadi latar foto yang memesona. Karena kurang ramai, tempat ini cocok untuk merenung, berdoa, dan berfoto tanpa berdesakan.
Tips Berkunjung
- Datang pagi hari saat udara sejuk dan cahaya lembut untuk foto terbaik.
- Kenakan sarung dan selendang (disediakan/disewakan di pintu masuk) sebagai bentuk kesopanan.
- Jaga ketenangan dan jangan masuk area sembahyang saat ada upacara.
- Bawa uang tunai kecil untuk tiket dan donasi.
Info Praktis & Reservasi
- Lokasi (Google Maps): Lihat di Google Maps
- Tiket sekitar Rp15.000–25.000, buka kira-kira pukul 08.00–18.00. Wajib mengenakan sarung, jaga sopan santun, dan jangan masuk area sembahyang saat upacara berlangsung.
- Sosmed: cari di Instagram
Agar perjalanan ke Tegallalang lebih nyaman, pesan menginap di sekitar Ubud lewat voucher hotel AccessiaPass dan nikmati pura air Sebatu dengan tenang.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!