Hampir semua orang melintasi Bangli menuju Kintamani tanpa berhenti. Padahal tiga kilometer di selatan pusat kota, tepat di tepi jalur utama, berdiri Pura Dalem Penunggekan — pura kematian milik Banjar Adat Blungbang, Kelurahan Kawan. Daya tariknya bukan gerbangnya, melainkan dinding luar yang penuh relief batu padas tentang nasib roh setelah kematian.
Relief Karma Phala di Dinding Luar
Panel-panelnya mengambil lakon Bima Swarga, kisah Bima menyusul arwah orang tuanya ke neraka. Adegannya blak-blakan: roh direbus, digergaji, dipanggang. Inilah karma phala, buah dari perbuatan. Relief sengaja ditaruh di sisi luar agar terbaca siapa pun yang lewat — khotbah visual bagi warga yang tak membaca lontar.
- Hukuman digambarkan spesifik per jenis pelanggaran, dari mencuri sampai berselingkuh.
- Sebagian roh dipahat setengah binatang, simbol turunnya derajat manusia.
- Pahatan diperkirakan dari paruh awal abad ke-20; nama pemahatnya tak tercatat.
- Perawatannya ditangani banjar adat setempat, bukan pengelola wisata.
Etika Berkunjung ke Pura yang Masih Aktif
Ini pura hidup, bukan museum. Reliefnya bisa diamati dari luar tanpa masuk, jadi kunjunganmu tetap utuh meski halaman dalam dipakai upacara.
- Kenakan sarung dan selendang; bawa sendiri karena penyewaan tak selalu ada.
- Jangan masuk jeroan saat piodalan atau upacara tanpa izin pemangku.
- Perempuan yang sedang menstruasi tidak diperkenankan masuk, sesuai adat.
- Jangan menyentuh, menyandar, atau memanjat relief — batu padas mudah rapuh.
Akses, Parkir, dan Donasi
Dari Ubud sekitar 45–60 menit berkendara (±20 km) lewat Tampaksiring atau Gianyar; dari pusat kota Bangli hanya 5–10 menit. Letaknya persis di pinggir jalan dan gampang terlewat — perlambat begitu melihat area setra di sisi yang sama. Halaman parkirnya muat beberapa mobil kecil. Tidak ada loket tiket; siapkan uang kecil untuk kotak dana punia. Datanglah pagi saat cahaya menyamping mempertegas detail pahatan.
Info Praktis & Reservasi
- Lokasi: Lihat di Google Maps
- Cara berkunjung: datang langsung tanpa reservasi; sewa motor atau mobil dengan sopir dari Ubud, atau sisipkan sebagai perhentian tur ke Kintamani.
- Jam buka: dinding luar dapat dilihat sepanjang siang, umumnya sekitar 07.00–18.00.
- Kisaran biaya: tanpa tiket resmi; donasi sukarela sekitar Rp10–20rb per orang, parkir Rp2–5rb.
- Instagram: cari di Instagram
Bila ingin menyusuri Bangli tanpa terburu-buru, menginap semalam di sekitar Ubud atau Kintamani sangat membantu — cek voucher hotel AccessiaPass untuk menekan biaya kamarnya.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!