Di pesisir Amed, Karangasem, ada pemandangan yang hampir tak pernah masuk daftar wisata: bedeng pasir hitam dan palung kayu kelapa di bawah atap alang-alang. Di sinilah uyah Amed dibuat — garam laut tradisional Purwakerti dan Bunutan, dilindungi Indikasi Geografis sejak 2015. Petani yang bertahan tinggal puluhan keluarga.
Cara Uyah Amed Dibuat
- Air laut dipikul dua ember dari pantai, lalu disiram merata ke bedeng pasir vulkanik hitam.
- Pasir dijemur beberapa jam sampai kristal menempel, lalu disaring ulang dengan air laut di tinjungan menjadi air garam pekat.
- Air pekat diuapkan di palungan — palung batang kelapa yang dibelah — di bawah atap alang-alang sampai kristal terbentuk.
- Hasilnya dua jenis: garam butiran dan bunga garam yang lebih halus dan mahal.
Waktu Terbaik & Etika Berkunjung
- Datang pagi sampai siang saat matahari terik; proses berhenti kalau hujan, jadi musim kemarau adalah puncak produksi.
- Minta izin sebelum memotret — ini tempat kerja, bukan panggung foto.
- Jangan menginjak bedeng pasir atau palungan; satu jejak kaki bisa merusak hasil setengah hari.
- Kunjungan gratis dengan dana sukarela. Cara berterima kasih paling nyata: beli garamnya langsung, kisaran Rp 20.000–75.000 per kemasan kecil.
Gabungkan dengan Sekitarnya
- Snorkeling di Jemeluk Bay, 5–10 menit berkendara, dengan terumbu dangkal dan jukung nelayan.
- Sunrise Gunung Agung dari pantai Amed sebelum sarapan, lalu lanjut ke ladang garam.
- Bawa topi, air minum, dan alas kaki yang mudah dilepas.
Info Praktis & Reservasi
- Lokasi: Desa Purwakerti/Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem — Lihat di Google Maps
- Cara berkunjung: datang langsung tanpa reservasi; parkir di tepi jalan pesisir, lalu sapa petani atau pengelola Amed Salt Center sebelum masuk area kerja.
- Jam terbaik: Senin–Sabtu, sekitar 09.00–12.00 dan 13.00–17.00, saat cerah.
- Biaya: gratis/donasi sukarela; garam Rp 20.000–75.000 per kemasan kecil.
- Instagram: cari di Instagram
Menginap di Amed atau Candidasa membuat kunjungan pagi ke ladang garam jauh lebih santai. Cek voucher hotel AccessiaPass untuk penginapan Bali Timur, lalu berangkat sebelum matahari terlalu tinggi.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!