Perang Pandan (Mekare-kare) di Tenganan Pegringsingan: Ritual Sakral Bali Aga

Perang Pandan atau mekare-kare bukan atraksi turis. Ritual ini persembahan warga Bali Aga di Desa Tenganan Pegringsingan, Manggis, Karangasem, kepada Dewa Indra — dewa perang yang dalam keyakinan Tenganan berdiri di atas segalanya. Pemuda desa berduel dengan ikatan pandan berduri dan perisai rotan, bukan untuk menang, melainkan mempersembahkan keberanian sebagai bakti.

Bagian dari Rangkaian Usaba Sambah

  • Mekare-kare adalah satu mata rantai Usaba Sambah, upacara sebulan penuh pada sasih kalima (bulan kelima) menurut kalender adat khusus Desa Tenganan.
  • Dalam kalender Masehi ritual ini biasanya berlangsung sekitar Juni; tanggal pastinya ditentukan kalender adat desa — konfirmasi ke desa atau pemandu lokal sebelum berangkat.
  • Duel digelar dua hari berturut-turut: hari pertama di Petemu Kaja, hari kedua di depan Bale Agung.

Tahap Demi Tahap

  • Prosesi keliling desa. Menjelang tengah hari warga berarak keliling desa dengan busana adat dan kain gringsing khas Tenganan.
  • Ritual ayunan (manyunan). Para gadis (daha) berkain terbaik dinaikkan ke ayunan kayu besar yang diputar para pemuda (teruna), lambang perputaran hidup.
  • Gamelan selonding. Ansambel besi sakral ini mengiringi ritual dan menandai kapan duel dimulai serta dihentikan.
  • Duel satu lawan satu. Bertelanjang dada dan berkain kamben, dua pemuda saling merangkul lalu menggores punggung lawan dengan pandan berduri, ditahan perisai rotan. Pelerai memisahkan mereka setelah beberapa detik.
  • Pengobatan dan makan bersama. Luka langsung diolesi ramuan parutan kunyit dan lengkuas bercampur minyak kelapa, lalu semua duduk megibung. Tidak ada dendam yang dibawa pulang.

Etika Pengunjung

  • Pakaian: kenakan kain atau sarung dengan selendang di pinggang; hindari celana pendek dan baju terbuka.
  • Memotret: jangan masuk arena atau menghalangi prosesi, matikan flash, dan minta izin sebelum memotret wajah dari dekat.
  • Jangan naik ke bale atau tembok pura demi sudut kamera.
  • Jaga suara dan ikuti arahan pecalang — ini persembahan, bukan pertandingan.

Info Praktis & Reservasi

  • Lokasi: Desa Tenganan Pegringsingan, Manggis, Karangasem — Lihat di Google Maps
  • Waktu: rangkaian Usaba Sambah biasanya sekitar Juni; duel pandan dua hari, umumnya menjelang tengah hari sampai sore.
  • Biaya: tidak ada tiket. Pengunjung memberi donasi sukarela di pintu masuk desa (umumnya puluhan ribu rupiah) plus biaya parkir kecil.
  • Akses: sekitar 10 km atau 15–20 menit dari Candidasa, sekitar 45 menit dari Amlapura; jalan desa menyempit saat upacara, jadi parkir di area yang disediakan lalu jalan kaki.
  • Cara ikut: tidak ada tiket maupun reservasi; konfirmasi tanggal ke desa atau pemandu lokal dan datang pagi agar dapat tempat berdiri yang baik.
  • Media sosial: cari di Instagram

Karena ritual berlangsung sampai sore dan jalan ke Tenganan padat pada hari upacara, menginap semalam di Candidasa membuat kunjungan jauh lebih tenang — cek voucher hotel Karangasem di AccessiaPass agar tidak perlu terburu-buru pulang ke Bali selatan.

Perang Pandan (Mekare-kare) di Tenganan Pegringsingan: Ritual Sakral Bali Aga Perang Pandan (Mekare-kare) di Tenganan Pegringsingan: Ritual Sakral Bali Aga Perang Pandan (Mekare-kare) di Tenganan Pegringsingan: Ritual Sakral Bali Aga

Siap menginap mewah dengan harga voucher?

Jelajahi hotel partner premium kami dan kunci harga terbaik hari ini.

Lihat Hotel Partner

Komentar 0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Jelajahi Lainnya

Artikel menarik lain yang mungkin kamu suka.