Peguyangan Waterfall, yang lebih dikenal sebagai Tangga Biru (Blue Stairs), berada di sisi barat daya Nusa Penida. Ini bukan air terjun tirai klasik, melainkan rangkaian tangga tebing bercat biru yang menempel di karang, menurun curam menuju kolam mata air alami dan sebuah Pura di tepi tebing menghadap Samudra Hindia. Air mata air mengalir di celah batu, menciptakan pemandangan biru yang dramatis dengan latar samudra terbuka di bawahnya.
Situs Suci, Bukan Sekadar Spot Foto
Karena ada Pura, tempat ini dianggap sakral bagi masyarakat setempat. Sarung wajib dipakai saat menuruni tangga — biasanya tersedia untuk dipinjam di atas. Hormati ritual umat yang sedang sembahyang, kecilkan suara, dan jaga ketenangan selama berada di area pura.
Turun dengan Hati-Hati
Tangga sempit, panjang, dan terbuka langsung ke jurang. Angin sering bertiup kencang dan pemandangan bisa memicu vertigo bagi yang takut ketinggian.
- Pegang erat railing, turun satu arah, beri jalan yang naik.
- Pakai sepatu anti-selip, hindari sandal licin.
- Bawa air minum; tidak ada warung di bawah.
- Datang pagi agar tidak terlalu panas dan ramai.
Info Praktis & Reservasi
- Lokasi (Google Maps): Lihat di Google Maps
- Cara berkunjung: datang langsung, bayar donasi/parkir sekitar Rp5–10rb. Sarung wajib (tersedia pinjaman). Bawa air minum, pakai sepatu anti-selip, dan hati-hati angin di tangga.
- Sering dikombinasi satu hari dengan Kelingking Beach yang searah di barat daya pulau.
- Sosmed: cari di Instagram
Biar trip Nusa Penida lebih nyaman tanpa bolak-balik feri, amankan dulu voucher menginap dekat pelabuhan atau spot barat daya lewat AccessiaPass agar pagi-pagi sudah siap menaklukkan Tangga Biru.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!