Kalau kamu mencari sisi Bali yang belum dipoles jadi spot foto berbayar, arahkan mobil ke barat. Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, duduk di muara Sungai Perancak, sekitar 10 km selatan Kota Negara. Tanpa gerbang tiket, tanpa antrean — hanya deretan perahu nelayan warna-warni dan matahari yang tenggelam di balik siluet Jawa Timur.
Deretan Perahu Selerek di Muara
Daya tarik utama Perancak adalah perahu selerek, kapal nelayan besar bercat mencolok berornamen khas Jembrana yang selalu bekerja berpasangan. Bersama jukung bercadik, mereka membentuk barisan warna yang sulit ditemukan di Bali selatan.
- Waktu terbaik sekitar pukul 16.00–18.30, saat cahaya hangat dan nelayan bersiap melaut
- Jembatan Perancak memberi sudut pandang tinggi ke muara dan barisan perahu
- Pasirnya hitam dan ombak selatan kuat, jadi pantai ini untuk dipandang, bukan untuk berenang
Pura Gede Perancak dan Dang Hyang Nirartha
Di tepi muara berdiri Pura Gede Perancak, pura yang dikaitkan dengan perjalanan suci Dang Hyang Nirartha ke Bali pada abad ke-16. Pura ini masih aktif dan dipakai untuk upacara Melasti — kenakan kamen dan minta izin sebelum mendekat ke halaman dalam.
Kurma Asih dan Tukik Penyu Lekang
Berdiri sejak 1997 di Dusun Mekar Sari, kelompok pelestari penyu Kurma Asih masih aktif menjaga sarang penyu lekang (Lepidochelys olivacea). Pesisir Perancak adalah lokasi pendaratan penyu terpenting di Bali.
- Musim bertelur kira-kira April–September, jadi pelepasan tukik paling mungkin di rentang itu
- Tidak ada tarif resmi; sumbangan sukarela lewat buku tamu menopang operasional
- Ada program adopsi sarang — tanyakan langsung karena jadwal mengikuti waktu penetasan
Info Praktis & Reservasi
- Lokasi: Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali Barat. Lihat di Google Maps
- Jam & tiket: Pantai bebas dikunjungi tanpa tiket; parkir sekitar Rp5.000–10.000. Konservasi penyu paling enak didatangi pagi atau sore, dengan donasi sukarela.
- Akses: Sekitar 90 km dari Denpasar (2,5–3 jam lewat Tabanan dan Soka), tetapi hanya 15–20 menit dari Negara. Jalan desa beraspal dan muat mobil, parkir dekat muara.
- Persiapan: Alas kaki yang boleh basah, topi, air minum, serta kamen bila mampir ke pura; datang menjelang sore untuk sunset.
- Sosmed: cari di Instagram
Perancak paling nikmat kalau tidak dikejar waktu: sore di muara, malam di penginapan sekitar Negara atau Pantai Medewi. Voucher hotel AccessiaPass bisa menekan biaya kamar di sisi barat pulau, sehingga anggaranmu tersisa untuk seafood segar dan donasi ke konservasi penyu.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!