Sehari setelah Nyepi, saat Bali kembali bersuara, Desa Panji di Kecamatan Sukasada, Buleleng, riuh oleh Megoak-goakan. Ratusan warga berbaris saling berpegangan, meliuk seperti ular sambil menirukan suara goak (gagak), berusaha menangkap “ekor” barisan lawan, sering di tanah lapang penuh air dan lumpur. Edisi terakhir digelar Jumat, 20 Maret 2026, di Lapangan Ki Barak Panji Sakti dan tetap semarak meski diguyur hujan deras.
Warisan Taktik Perang Ki Barak Panji Sakti
Tradisi ini mengenang Ki Barak Panji Sakti, pendiri Kerajaan Buleleng abad ke-17 yang menaklukkan Blambangan di Jawa Timur. Konon taktik pasukan Taruna Goak terilhami burung gagak yang mengincar mangsa, dan sepulang perang prajurit memainkannya sebagai hiburan. Tradisi ini kini tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia.
Jalannya Permainan
- Diawali persembahyangan di Pura Pajenengan, lalu arak-arakan diiringi baleganjur menuju arena.
- Selain Lapangan Ki Barak Panji Sakti, permainan juga digelar di Monumen Bhuana Kerta dan sejumlah banjar.
- Dua regu berbaris di belakang “kepala”; regu yang lebih dulu menangkap orang paling belakang lawan menang. Pecalang menjaga ketertiban.
- Penonton, termasuk perempuan yang melintas, kerap diajak masuk barisan.
Jadwal 2027 & Tips Menonton
- Perkiraan: menurut Kalender Bali, Nyepi Tahun Baru Saka 1949 jatuh Senin, 8 Maret 2027, sehingga Ngembak Geni Selasa, 9 Maret 2027 (sebagian kalender nasional mencantumkan Nyepi 9 Maret; pastikan ke desa menjelang hari H).
- Permainan berlangsung sore hari, mulai sekitar 15.00–16.30 WITA hingga menjelang malam; datang pukul 14.30 agar dapat posisi aman.
- Pakai baju dan sandal yang siap basah dan kotor; lindungi kamera atau ponsel dari cipratan lumpur.
- Minta izin sebelum memotret dari dekat; jangan masuk arena kecuali diajak atau menghalangi prosesi di pura.
- Ngembak Geni 2027 berdekatan dengan perkiraan Idulfitri; sediakan waktu ekstra di jalan.
Info Praktis & Reservasi
- Lokasi: Lapangan Ki Barak Panji Sakti, Desa Panji, Sukasada, Buleleng — Lihat di Google Maps
- Akses: sekitar 8 km (±15 menit) dari pusat Singaraja atau 11 km (±20 menit) dari Lovina; parkir di area yang diarahkan pecalang.
- Biaya & reservasi: gratis ditonton, tanpa reservasi. Pertunjukan di luar Ngembak Geni: paket Desa Wisata Panji Eco Village di Jadesta mulai sekitar Rp500.000.
- Waktu: setahun sekali saat Ngembak Geni, sore hari.
- Instagram: belum ada akun resmi terverifikasi — cari di Instagram
Karena Nyepi seharian tak boleh bepergian, amankan menginap di Singaraja atau Lovina dengan voucher hotel AccessiaPass agar esoknya bisa langsung menonton Megoak-goakan.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!