Desa Selumbung, Karangasem: Pura Tua, Tradisi Daratan, dan Jalur Bukit Catu

Di atas Desa Manggis, jalan raya Denpasar–Amlapura ditinggalkan: aspal menyempit ke utara, sawah berganti kebun. Di situlah Desa Selumbung berada — desa tua di Kecamatan Manggis, Karangasem, seluas sekitar 6,65 km² dengan 3.400-an penduduk, dikembangkan sebagai desa wisata sejak 2014 tetapi masih jauh lebih sepi daripada tetangganya yang terkenal.

Tata Ruang Desa dan Enam Dusunnya

  • Enam dusun: Bukit Catu, Kaleran, Kelodan, Tengah, Kanginan, dan Anyar — Bukit Catu tertinggi, sekitar 500–700 mdpl; rata-rata desa hanya 200 mdpl.
  • Berbatasan dengan Sibetan di utara, Ngis di timur, serta Manggis di selatan dan barat.
  • Pengairannya masih diatur dua subak: Subak Selumbung dan Subak Abian Lumbung Mekar.

Pura Tua dan Tradisi Daratan

Poros adatnya Pura Puseh dan Pura Desa; di ketinggian berdiri Pura Pucak Bukit Juwet Tirta Guna. Upacara terbesarnya, Ngusaba Desa, jatuh setiap Purnama Sasih Kapat dan diawali ngalang — tiap keluarga menyetor dua kilogram beras, dua sisir pisang, dua butir kelapa, dan kayu bakar. Puncaknya daratan (disebut juga narat): rombongan berjalan ke Pura Puseh sambil mengacungkan keris, sebagian mengalami kerauhan. Wayang wong pun masih dipelihara, dan Ngusaba Puseh terakhir tercatat awal Oktober 2025.

Yeh Labuh dan Kegiatan Warga

  • Air Terjun Yeh Labuh — bertingkat, dengan kolam Tibu Kresek di bawah dan Tibu Tengah di atas; jalan setapaknya sempit, berliku, dan menanjak, jadi pakai sepatu bertapak kasar dan jangan pergi sendirian.
  • Jalur kaki antardusun melintasi kebun dan punggung bukit; sebagian ruas diperlebar lewat proyek jalan desa 2.510 meter pada 2024.
  • Yang ditawarkan warga: melukat di mata air, belajar mebanten (merangkai sesaji), dan mengukir.

Info Praktis & Reservasi

  • Lokasi: Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Karangasem — Lihat di Google Maps
  • Cara berkunjung: lapor dulu ke kantor desa atau Pokdarwis Desa Wisata Selumbung untuk pemandu lokal; jalur air terjun tak berambu dan licin sehabis hujan.
  • Aturan di pura: kenakan kamen dan selendang, jangan masuk area suci atau memotret upacara tanpa izin, ikuti larangan adat setempat.
  • Sosial media: belum ada akun resmi desa yang terverifikasi — cari di Instagram
  • Jam & biaya: terbuka sepanjang hari, paling nyaman pukul 07.00–16.00; belum ada tiket resmi — siapkan sekitar Rp50–150rb untuk donasi dan jasa pemandu.
  • Akses: sekitar 60 km atau 1,5 jam dari Denpasar; dari Candidasa kira-kira 20–30 menit ke barat lalu naik dari Manggis.

Menginap di pesisir Candidasa membuat kunjungan pagi ke Selumbung jauh lebih santai — cek voucher hotel AccessiaPass untuk Karangasem.

Desa Selumbung, Karangasem: Pura Tua, Tradisi Daratan, dan Jalur Bukit Catu Desa Selumbung, Karangasem: Pura Tua, Tradisi Daratan, dan Jalur Bukit Catu Desa Selumbung, Karangasem: Pura Tua, Tradisi Daratan, dan Jalur Bukit Catu

Siap menginap mewah dengan harga voucher?

Jelajahi hotel partner premium kami dan kunci harga terbaik hari ini.

Lihat Hotel Partner

Komentar 0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Jelajahi Lainnya

Artikel menarik lain yang mungkin kamu suka.