Jauh dari keramaian, Danau Tamblingan berada di dataran tinggi Munduk, Kabupaten Buleleng. Bersama Danau Buyan di sebelahnya, keduanya dikenal sebagai twin lakes atau danau kembar. Ini adalah danau kaldera purba yang masih perawan, dikelilingi hutan lebat, udara sejuk pegunungan, dan kabut tipis yang menyelimuti permukaan air di pagi hari. Suasananya begitu sunyi dan sakral, cocok bagi Anda yang mencari ketenangan.
Perahu Tradisional Pedahu
Daya tarik utama Tamblingan adalah pedahu, perahu kayu tradisional yang didayung tanpa mesin—dilarangnya perahu bermotor menjaga kesucian dan ketenangan danau. Meluncur perlahan di atas air yang tenang sambil dikelilingi hutan dan gunung adalah pengalaman yang menenangkan.
- Sewa perahu pedahu sekitar Rp75.000–150.000 tergantung durasi
- Air jernih memantulkan bayangan pepohonan dan pegunungan
- Tanpa suara mesin, hanya kicau burung dan riak air
Pura Ulun Danu Tamblingan
Di tepi danau berdiri Pura Ulun Danu Tamblingan yang kuno dan keramat, tempat pemujaan Dewi Danu penjaga air. Meru bertingkat dan gerbang batu berlumut menambah aura mistis. Hormati kesucian tempat ini dan berpakaian sopan saat berkunjung.
Trek Hutan & Alam
- Jalur trekking hutan menghubungkan Tamblingan dan Buyan
- Udara dingin, ideal dikunjungi pagi saat kabut turun
- Titik foto pemandangan danau kembar dari ketinggian jalur Munduk
Info Praktis & Reservasi
- Lokasi (Google Maps): Lihat di Google Maps
- Reservasi/Order: datang langsung; sewa perahu pedahu di tepi danau lewat warga/nelayan lokal, atau minta bantuan pemandu dari homestay di Munduk
- Instagram/Sosmed: cari di Instagram
- Tiket masuk & parkir: retribusi sekitar Rp20.000–50.000 per orang; parkir Rp5.000–10.000
Setelah menyusuri kedamaian danau kembar, istirahatlah nyaman di penginapan sejuk kawasan Munduk—pesan voucher hotel hemat lewat AccessiaPass agar liburan highland Anda makin tenang.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!