Hanya belasan menit dari keramaian Ubud, di dasar lembah Tukad Petanu, tersembunyi Candi Tebing Kalebutan (sering dieja Kelebutan): relief candi setinggi sekitar 3,5 meter dan ceruk pertapaan yang dipahat langsung pada dinding tebing. Situs cagar budaya di Banjar Tatiapi Kelod, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar ini diperkirakan berasal dari abad ke-11–12 dan jauh lebih sunyi daripada candi tebing lain di Bali.
Dulu Primadona, Kini Hidden Gem
Pada era 1970–80an Kalebutan rutin masuk buku panduan wisata Bali, bahkan pernah menjadi lokasi syuting film Cupak Grantang. Kunjungan lalu merosot; BaliPost dan NusaBali (2018) mencatat semak yang meninggi dan keengganan warga sejak dibangun instalasi pembuangan air limbah tinja (IPALT) di atas tebing sisi barat. Awal 2022 tokoh Banjar Tatiapi Kelod menggagas penataan lingkungan dan pemandu lokal, dan situs ini masih didatangi penjelajah hingga 2025–2026.
Yang Akan Kamu Lihat
- Relief candi berupa muka bangunan suci yang dipahat di batu cadas, bergaya lebih sederhana dari Gunung Kawi.
- Ceruk pertapaan di sisinya, dahulu tempat para pertapa bermeditasi.
- Pancuran mata air di kaki tebing yang disucikan warga; hormati bila ada yang sedang sembahyang.
Tips Turun ke Tebing
- Jalan setapak (sebagian berundak) ke dasar lembah sekitar 500 m pulang-pergi (±5–10 menit turun), curam dan licin setelah hujan; pakai sandal atau sepatu bergerip.
- Kenakan kain dan selendang (bawa sendiri) karena ini tempat suci.
- Datang pagi (08.00–10.00) saat cahaya lembut dan jalur kering; hindari saat hujan deras karena debit sungai bisa naik.
- Bawa air minum dan losion antinyamuk; fasilitas di lokasi sangat minim.
Info Praktis & Reservasi
- Lokasi: Banjar Tatiapi Kelod, Desa Pejeng Kawan, Tampaksiring, Gianyar — Lihat di Google Maps
- Akses: sekitar 15–25 menit berkendara dari pusat Ubud atau 25–30 menit dari Tirta Empul; parkir di jalan desa lalu turun berjalan kaki.
- Cara datang: tanpa reservasi; datang langsung dan minta izin atau pendampingan warga maupun pemangku setempat. Belum ada tiket resmi yang terdokumentasi, jadi siapkan donasi sukarela sekitar Rp10.000–20.000.
- Jam wajar: siang hari, kira-kira 08.00–17.00 WITA.
- Instagram: belum ada akun resmi terverifikasi — cari di Instagram
- Rute kombinasi: Pura Penataran Sasih, Goa Garba, Candi Tebing Tegallinggah, atau Pura Gunung Kawi Tampaksiring.
Ingin menjelajah situs kuno Pejeng tanpa terburu-buru? Cari voucher hotel di kawasan Ubud di AccessiaPass dan jadikan Kalebutan petualangan pagi pertamamu.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!