Umumnya bayi baru boleh naik pesawat setelah berumur 7-8 hari tanpa syarat tambahan; di bawah 48 jam semua maskapai yang kami cek menolak, dan umur 3-7 hari butuh surat dokter atau izin medis. Citilink paling ketat: bayi di bawah 8 hari ditolak, dan sampai umur 20 hari wajib membawa surat dokter. Angka di bawah dicek Oktober 2026 dari situs resmi maskapai; sebagian situs memblokir akses langsung sehingga kami membaca teks halamannya lewat hasil pencarian, jadi cek ulang saat memesan.
Batas umur bayi per maskapai
- Garuda Indonesia: di bawah 48 jam ditolak. Umur 2-7 hari wajib formulir medis dan surat pernyataan, plus persetujuan kantor pusat. Mulai 7 hari tanpa dokumen tambahan.
- Lion Air: bisa menolak bayi di bawah 2 hari. Umur 3-7 hari wajib surat dokter yang terbit maksimal 72 jam sebelum terbang (syarat dan ketentuan pengangkutan, 17 April 2026).
- Batik Air: umur 3-7 hari wajib surat dokter (berlaku 3 hari) dan formulir pernyataan; 8 hari sampai 6 bulan cukup formulir pernyataan. Halaman Batik Malaysia menulis "di atas 8 hari", jadi ada perbedaan antarhalaman.
- Citilink: di bawah 8 hari ditolak; 8-20 hari wajib surat dokter; mulai 21 hari tanpa surat. Satu halaman FAQ lain menyebut angka berbeda, jadi pakai batas yang lebih ketat.
- AirAsia (termasuk Indonesia AirAsia): bisa menolak bayi umur 8 hari atau kurang, kecuali ada persetujuan medis dan surat pernyataan tanggung jawab.
- Jetstar: di bawah 48 jam ditolak; 3-7 hari wajib izin medis.
- Qantas: di bawah 48 jam dianggap terlalu muda; 3-7 hari wajib formulir izin medis yang butuh 48 jam untuk disetujui; mulai 8 hari bayi sehat tidak perlu izin, kecuali lahir prematur atau ada komplikasi.
- Singapore Airlines: minimal 7 hari; 48 jam sampai 7 hari hanya dengan izin medis dan dipesan lewat maskapai.
Untuk penerbangan internasional, batas praktisnya biasanya bukan aturan maskapai melainkan paspor: membuat paspor bayi memakan waktu, jadi bayi yang terbang dari luar negeri ke Bali umumnya sudah berumur beberapa minggu.
Berapa harga tiket bayi?
- Citilink: 10% dari tarif dasar dewasa, per penerbangan sekali jalan.
- Batik Air: 10% untuk rute domestik.
- Qantas: 10% dari tarif dewasa untuk rute internasional (bayi dipangku).
- Jetstar: biaya tetap AUD45 domestik Australia dan AUD75 internasional per bayi per penerbangan.
- AirAsia: biaya tetap per penerbangan yang berbeda per rute; nominal rupiah untuk Indonesia AirAsia tidak kami temukan, lihat saat memesan.
- Garuda, Lion Air, Singapore Airlines: persentase tarif bayi tidak tercantum di halaman yang kami cek; harga muncul di langkah pemesanan.
Bayi di pangkuan umumnya tidak mendapat jatah bagasi sendiri (Lion Air dan AirAsia menyatakannya). Stroller biasanya diangkut gratis. Semua maskapai di atas membatasi satu bayi per penumpang dewasa, jadi dua bayi kembar butuh dua orang dewasa.
Bassinet: siapa yang dapat?
- Garuda Indonesia: maksimal 9 kg, gratis di pesawat tertentu, dipesan lewat call center.
- Qantas: bayi di bawah 11 kg dan di bawah 2 tahun yang bisa berbaring; berbayar di kelas ekonomi internasional.
- Singapore Airlines: maksimal 14 kg, ukuran 768 x 298 x 158 mm, di Premium Economy dan Economy. Scoot tidak menyediakan bassinet.
Jumlah bassinet per pesawat terbatas dan dibagikan menurut urutan pemesanan, jadi minta sejak membeli tiket, bukan saat check-in. Pesawat lorong tunggal untuk rute domestik Indonesia umumnya tidak punya bassinet.
Dokumen bayi
- Bayi WNA ke Bali: wajib paspor sendiri dan visa sendiri. Situs resmi eVisa Imigrasi menyebut setiap pelancong, termasuk bayi, memerlukan visa kunjungan masing-masing walau tercantum di paspor orang tua.
- Pungutan wisatawan asing Rp150.000: daftar pengecualian di Perda Bali tidak menyebut anak atau bayi, jadi siapkan pembayaran untuk bayi juga.
- Bayi WNI rute domestik: CNN Indonesia (Februari 2025) menyarankan menyiapkan nomor Kartu Keluarga atau akta kelahiran saat memesan. Kami tidak menemukan aturan resmi maskapai soal ini, jadi bawa salinannya.
ASI, susu formula, dan makanan bayi di kabin
Di bandara Indonesia, makanan, minuman, dan susu bayi dikecualikan dari batas 100 ml berdasarkan SKEP/43/III/2007 Dirjen Perhubungan Udara, sebagaimana dikutip CNN Indonesia dan Haibunda. Kami belum bisa memastikan aturan itu masih berlaku tanpa perubahan, jadi bawa dalam jumlah wajar untuk durasi perjalanan dan siap membukanya saat pemeriksaan. Untuk penerbangan ke Australia, susu formula bubuk dikecualikan, tetapi status ASI perah tidak seragam antarsumber resmi; tanyakan petugas keamanan sebelum antre.
Vaksin untuk bayi
Tidak ada vaksin wajib untuk masuk Bali. CDC menyarankan dosis MMR lebih awal bagi bayi umur 6-11 bulan yang bepergian ke luar negeri, dan Smartraveller Australia mencatat wabah campak berkala di Indonesia, termasuk Bali. Bicarakan dengan dokter anak minimal dua minggu sebelum berangkat; rincian vaksin lain ada di artikel vaksin sebelum ke Bali. Bila yang bepergian justru ibu yang sedang hamil, batas usia kehamilan per maskapai dibahas di artikel ibu hamil naik pesawat ke Bali.
Jadwal terbang malam dengan bayi lebih ringan bila malam pertama tidak dihabiskan di jalan menuju Ubud atau Canggu; voucher hotel transit di AccessiaPass bisa dipakai untuk menginap dekat bandara, pilihan kawasannya ada di artikel menginap dekat Bandara Ngurah Rai.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!