Tersembunyi di hutan dataran tinggi Desa Wanagiri, Sukasada, Banyu Wana Amertha Waterfall adalah kompleks empat air terjun yang masih jauh dari ramai. Letaknya dekat Danau Buyan dan kawasan Munduk, sehingga udaranya sejuk dan suasananya tenang — alternatif menyegarkan dibanding Sekumpul yang lebih populer. Air jatuh dari tebing berlumut ke kolam jernih di tengah rimbunnya pepohonan tropis, sementara suara burung dan gemericik air menambah suasana alami yang menenangkan.
Empat Air Terjun dalam Satu Jalur
Dengan satu tiket, kamu bisa menyusuri beberapa air terjun yang berbeda karakter dalam satu trek jungle. Jalannya menurun dan agak curam, tetapi sudah ditata dengan anak tangga dan pegangan, jadi cukup aman selama berhati-hati. Siapkan waktu sekitar dua hingga tiga jam untuk menikmati seluruh kompleks tanpa terburu-buru.
- Banyu Wana Amertha — air terjun utama yang lebar dan deras.
- Beberapa air terjun pendamping dengan tirai air tipis yang fotogenik.
- Kolam alami yang sejuk untuk berendam sebentar.
- Spot foto di antara tebing hijau dan pakis raksasa.
Tips Berkunjung
Datang pagi saat cahaya masih lembut dan jalur belum licin. Pakai sepatu anti-selip, bawa air minum, dan siapkan jas hujan tipis karena kabut sering turun di ketinggian ini.
Info Praktis & Reservasi
- Lokasi (Google Maps): Lihat di Google Maps
- Cara berkunjung: datang langsung tanpa reservasi, ada area parkir, beli tiket sekitar Rp20–40rb di loket. Bawa air minum dan kenakan sepatu jungle yang tidak licin.
- Jam buka: kurang lebih 08.00–17.00 setiap hari. Akses sekitar 1,5 jam dari Lovina, 2,5 jam dari Ubud.
- Sosmed: cari di Instagram
Ingin eksplor highland Buleleng tanpa buru-buru? Pesan dulu voucher staycation di penginapan sekitar Munduk atau Lovina lewat AccessiaPass agar petualanganmu ke air terjun lebih santai dan hemat.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!