Tidak ada ketentuan imigrasi Indonesia yang mewajibkan anak warga negara asing membawa surat izin dari orang tua yang tidak ikut saat masuk Bali. Syaratnya sama dengan orang dewasa: paspor sah dan masih berlaku, visa atau fasilitas bebas visa yang sesuai, serta pengisian All Indonesia arrival card. Meski begitu, surat izin tetap sangat disarankan, karena yang paling sering menanyakannya adalah maskapai, petugas di negara asal, dan negara transit (dicek Oktober 2026).
Apa dasar hukumnya di Indonesia?
UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian (sudah beberapa kali diubah, terakhir dengan UU No. 63 Tahun 2024) mengatur bahwa setiap orang yang masuk atau keluar wilayah Indonesia wajib memiliki dokumen perjalanan yang sah dan masih berlaku, dan diperiksa oleh pejabat imigrasi di tempat pemeriksaan. Kami tidak menemukan ketentuan dalam UU itu maupun aturan turunannya yang menjadikan surat persetujuan orang tua sebagai syarat masuk bagi anak asing. Namun pemeriksaan tetap dilakukan petugas, dan bila hubungan anak dengan pendampingnya tidak jelas, dokumen tambahan akan mempercepat prosesnya.
Bagaimana dengan anak WNI yang berangkat dari Indonesia?
Untuk anak berkewarganegaraan Indonesia, persetujuan orang tua dicek saat pembuatan paspor. Permenkumham No. 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa (diubah dengan Permenkumham No. 18 Tahun 2022) meminta surat pernyataan orang tua untuk paspor anak. Bila orang tua bercerai, surat ditandatangani pemegang hak asuh berdasarkan penetapan pengadilan; bila salah satu orang tua meninggal, dilampirkan surat kematian. Setelah paspor terbit, kami tidak menemukan formulir izin terpisah untuk keluar dari Bandara Ngurah Rai. Tetap bawa akta kelahiran dan kartu keluarga sebagai bukti hubungan.
Apa kata maskapai?
Aturan maskapai lebih ketat dan berlaku sejak check-in. Anak yang terbang bersama salah satu orang tua dihitung sebagai penumpang didampingi; aturan di bawah ini untuk anak yang terbang tanpa orang dewasa:
- Singapore Airlines: anak di bawah 5 tahun tidak boleh terbang sendiri. Layanan Unaccompanied Minor wajib untuk usia 5 sampai di bawah 12 tahun dan opsional untuk 12 sampai di bawah 18 tahun. Semua penumpang di bawah 18 tahun harus diantar orang dewasa (18 tahun ke atas) saat check-in. Bila itinerary memuat penerbangan Scoot, anak tanpa pendamping usia 5-12 tahun tidak diterima.
- Emirates: anak 5-11 tahun yang terbang sendiri wajib memakai layanan Unaccompanied Minor dan membayar tarif dewasa. Usia 12-15 boleh terbang sendiri, atau memakai layanan yang sama dengan biaya USD 50 per sektor. Orang tua atau wali menandatangani Declaration of Indemnity.
- Cathay Pacific: pendaftaran unaccompanied minor wajib untuk anak 6 sampai di bawah 12 tahun yang tidak bersama penumpang dewasa minimal 18 tahun. Usia 12 sampai di bawah 18 tahun tidak perlu pengaturan khusus, tetapi boleh didaftarkan.
Garuda Indonesia, Jetstar, dan AirAsia juga punya aturan sendiri, tetapi halaman resminya tidak bisa kami buka saat pengecekan. Tanyakan langsung ke call center maskapai sebelum membeli tiket, terutama soal usia minimum dan rute transit.
Negara mana yang memintanya saat anak keluar?
- Kanada: situs resmi travel.gc.ca menyebut surat persetujuan tidak diwajibkan secara hukum, tetapi bisa diminta petugas perbatasan, maskapai, atau imigrasi negara lain. Kanada menyarankannya untuk setiap anak di bawah 19 tahun yang bepergian tanpa kedua orang tua, sebaiknya disaksikan notaris, dan membawa versi asli.
- Prancis: sejak 15 Januari 2017, anak di bawah 18 tahun yang tinggal di Prancis dan keluar negeri tanpa orang tua wajib membawa formulir autorisation de sortie du territoire yang ditandatangani orang tua, plus fotokopi identitas penandatangan.
- Malaysia: portal resmi pemerintah Malaysia (diperbarui September 2026) meminta surat persetujuan dan salinan kartu identitas orang tua untuk anak warga Malaysia di bawah 18 tahun yang ke luar negeri tanpa didampingi orang tua atau wali.
- Afrika Selatan: menurut Singapore Airlines, otoritas Afrika Selatan meminta dokumen tambahan bagi anak di bawah 18 tahun yang masuk dan keluar negara itu. Cek daftar terbarunya di situs Home Affairs bila rute Anda lewat Johannesburg.
Apa isi surat izin yang aman?
- Nama lengkap anak, tanggal lahir, dan nomor paspor.
- Nama, alamat, nomor telepon, dan email orang tua yang tidak ikut, plus fotokopi paspor atau KTP-nya.
- Nama pendamping dan hubungannya dengan anak.
- Tujuan (Bali, Indonesia), tanggal berangkat dan pulang, serta alamat menginap.
- Tanda tangan orang tua yang tidak ikut, sebaiknya disaksikan notaris. Bawa aslinya, karena salinan digital bisa dipertanyakan.
- Akta kelahiran anak (dengan terjemahan bila bukan bahasa Inggris) dan putusan hak asuh bila ada.
Bagaimana kalau nama belakang anak berbeda dengan pendamping?
Ini situasi yang paling sering memancing pertanyaan di loket, misalnya ibu yang memakai nama gadis, kakek-nenek yang mengajak cucu, atau orang tua tiri. Akta kelahiran yang mencantumkan nama kedua orang tua adalah bukti paling langsung untuk menjelaskan hubungan itu. Untuk kakek-nenek atau kerabat, surat izin dari kedua orang tua jauh lebih kuat daripada surat dari satu orang tua saja.
Apa lagi yang harus disiapkan untuk anak?
Paspor anak harus berlaku minimal enam bulan saat tiba; penjelasannya ada di aturan paspor kurang dari 6 bulan. Anak juga butuh visa sendiri sesuai kewarganegaraannya, misalnya e-VOA, dan setiap pelancong, termasuk anak, mengisi All Indonesia arrival card sebelum tiba.
Cantumkan nomor telepon dan email orang tua yang tidak ikut di surat izin, dan pastikan nomor itu aktif selama perjalanan. Kanada menyarankan informasi kontak ini justru supaya petugas bisa memverifikasi langsung bila perlu.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!