Air Terjun Yeh Ho, Senganan: Air Terjun Lebar yang Masih Sepi di Penebel Tabanan

Di aliran Tukad Yeh Ho, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan, tersembunyi air terjun lebar yang masih jauh lebih sepi daripada Tegenungan atau Sekumpul. Namanya Air Terjun Yeh Ho — sering ditulis juga “Yeh Hoo” — dan posisinya persis di sabuk sawah subak Jatiluwih dengan latar Gunung Batukaru.

Seperti apa air terjunnya

  • Lebar, bukan tinggi. Tirai airnya hanya sekitar 3–8 meter, tetapi melebar di atas tebing batu bertingkat sehingga terlihat seperti kanal alami, bukan pancuran tunggal.
  • Kolam dangkal. Dasar sungainya batu bulat dengan air selutut sampai sepinggang — nyaman untuk berendam sebentar, bukan untuk berenang jauh.
  • Sepi dan sejuk. Di hari biasa sering hanya ada beberapa pengunjung, dan udara pagi di ngarai ini terasa dingin khas kaki Gunung Batukaru.

Akses, trek turun, dan yang perlu disiapkan

  • Kendaraan diparkir di warung pengelola, lalu jalan kaki sekitar 250 meter (±10 menit) menuruni lembah.
  • Treknya campuran: jalan tanah berbatu, tangga besi buatan swadaya warga, dan tangga semen berpegangan bambu yang sudah tua — pegangan tetap perlu dipakai dengan hati-hati.
  • Pakai sepatu atau sandal anti-slip, bawa baju ganti, air minum, dan uang tunai pecahan kecil karena tidak ada ATM di sekitar lokasi.
  • Kurang ramah untuk lansia, balita, atau lutut bermasalah karena anak tangganya banyak dan cukup curam.

Tiket, jam terbaik, dan rute gabungan

  • Tiket masuk ada di kisaran Rp 5.000–Rp 10.000 per orang (tamu domestik lebih murah daripada wisatawan asing), ditambah parkir beberapa ribu rupiah. Tarif dikelola warga, jadi bisa berubah.
  • Datang pagi sampai siang, sekitar pukul 08.00–15.00, saat cahaya masuk ke ngarai dan warung pengelola pasti buka.
  • Hindari musim hujan deras atau sore setelah hujan — debit air naik cepat dan tangga jadi sangat licin.
  • Fasilitas seadanya: warung, ruang ganti sederhana, toilet, dan berugak untuk duduk.
  • Bila masuk lewat kawasan DTW Jatiluwih ada tiket kawasan terpisah (kisaran Rp 15.000-an untuk domestik). Rute ideal: Yeh Ho pagi, teras sawah Jatiluwih siang, lalu Pura Luhur Batukaru yang hanya sekitar 30–40 menit berkendara.

Info Praktis & Reservasi

  • Lokasi: Lihat di Google Maps — Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan; sekitar 1,5–2 jam berkendara dari Seminyak atau Canggu.
  • Jam & tiket: paling aman dikunjungi pukul 08.00–17.00; tiket kisaran Rp 5.000–Rp 10.000 per orang plus parkir, dibayar tunai di warung pengelola.
  • Reservasi: tidak perlu booking, cukup datang langsung. Karena jalannya sempit dan berkelok, sewa motor untuk yang sudah berpengalaman, atau mobil + sopir dengan kisaran Rp 600.000–Rp 800.000 untuk seharian dari Bali selatan.
  • Sosial media: cari di Instagram

Yeh Ho paling enak dijadikan pemberhentian pagi sebelum menjelajah Jatiluwih, dan itu berarti kamu butuh basecamp yang nyaman pada malam sebelumnya. Bandingkan dan pesan voucher menginap di AccessiaPass untuk hotel di Ubud, Tabanan, atau Bali selatan dengan harga terkunci, lalu berangkat pagi-pagi tanpa perlu mengejar jadwal.

Air Terjun Yeh Ho, Senganan: Air Terjun Lebar yang Masih Sepi di Penebel Tabanan Air Terjun Yeh Ho, Senganan: Air Terjun Lebar yang Masih Sepi di Penebel Tabanan Air Terjun Yeh Ho, Senganan: Air Terjun Lebar yang Masih Sepi di Penebel Tabanan

Siap menginap mewah dengan harga voucher?

Jelajahi hotel partner premium kami dan kunci harga terbaik hari ini.

Lihat Hotel Partner

Komentar 0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Jelajahi Lainnya

Artikel menarik lain yang mungkin kamu suka.