Air Terjun Munduk, yang di banyak peta juga ditulis Red Coral Waterfall, hanya 15-20 menit jalan kaki menurun dari area parkir di tepi jalan raya Munduk. Kuncinya ada di jam berangkat: tiba sebelum pukul 09.00 dan Anda masih bisa berdiri di depan air terjun tanpa antre foto.
Kalau Berangkat dari Lovina
- 07.00 berangkat dari Kalibukbuk. Rute umum lewat Seririt atau Banjar, lalu menanjak ke Munduk. Google Maps biasanya memperkirakan sekitar 1-1,25 jam. Tanjakannya berkelok tajam, jadi pengendara motor yang belum terbiasa lebih aman memakai sopir.
- 08.15 tiba di parkir tepi jalan (umumnya Rp2-5rb). Dari sini jalan beton dan anak tangga turun sekitar 500-650 m.
- 08.35-09.45 di air terjun. Saat debit normal, kolam di bawahnya dangkal dan orang biasa berdiri di dekat tirai airnya.
- 10.15 kembali ke parkir. Jalan pulang menanjak, hitung 20-30 menit.
Kalau Berangkat dari Singaraja
Ambil jalan ke arah Gitgit, naik ke Wanagiri di punggung bukit Danau Buyan dan Tamblingan, lalu turun ke Munduk. Hitung sekitar 1,25-1,5 jam. Berangkat 06.45 supaya mendahului mobil tur dari Ubud dan Bali selatan, yang butuh lebih dari dua jam untuk sampai sini.
Kalau Menginap di Munduk
Dari tengah desa, parkirnya hanya beberapa menit berkendara. Ada juga cara yang lebih santai: trekking berpemandu dari penginapan. Pokdarwis Buana Lestari mencantumkan paket Red Coral di portal Jadesta Kemenpar mulai Rp200rb, sekitar 2 jam, lewat kebun cengkih, kopi, vanili, dan alpukat, lalu pulang lewat jalur berbeda yang melewati dua air terjun lain. Datang paling pagi memang lebih mudah kalau Anda tidur di Munduk, dan voucher menginap untuk kawasan Bali utara bisa dibandingkan dulu di AccessiaPass.
Tiket dan Jam Buka
- Jam buka 07.00-18.00 WITA menurut detikBali.
- Harga tiket tidak seragam antar-sumber. detikBali menulis Rp20rb per orang, catatanjalanan.com (2026) menyebut Rp20rb untuk domestik dan Rp40rb untuk wisatawan asing, sementara blog perjalanan berbahasa Inggris 2025-2026 melaporkan Rp45rb. Siapkan tunai sekitar Rp50rb per orang (dicek Oktober 2026).
Lanjut ke Mana Setelahnya
Dari jalur yang sama, Air Terjun Melanting (sekitar Rp20rb) dan Golden Valley (dilaporkan gratis per 2025) bisa dicapai jalan kaki. Labuhan Kebo dengan 150 anak tangganya biasanya lebih sepi. Makan siang di Munduk sekitar pukul 12.00, lalu pulang ke Lovina atau Singaraja sebelum hujan sore yang sering turun di dataran tinggi ini, terutama November-Maret.
Kekurangannya
Ini air terjun paling ramai di jalur Munduk, dan menjelang siang area kolamnya penuh orang berfoto. Anak tangga licin setelah hujan, tanjakan pulangnya melelahkan bagi lutut, dan jalurnya tidak bisa dilalui kursi roda atau kereta bayi. Di musim hujan arusnya deras dan airnya keruh, jadi jangan berdiri tepat di bawah jatuhan air.
Lokasi dan Kontak
- Lokasi: Lihat di Google Maps
- Trekking berpemandu: lewat Pokdarwis Buana Lestari (kontak di halaman Jadesta) atau minta diatur oleh penginapan Anda di Munduk.
- Foto terbaru pengunjung: cari di Instagram
Bawa sandal gunung atau sepatu bersol karet dan jas hujan lipat. Kabut di Munduk bisa turun dalam hitungan menit.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!