Air Terjun Dedari di Banjar Jelekungkang, Desa Taman Bali, tidak memungut tiket masuk. Yang ada hanya kotak donasi untuk perawatan desa; panduan berbahasa Inggris yang diperbarui Juli 2026 menyarankan Rp10.000-20.000. Jam kunjungnya 08.00-18.00 WITA. Sebagian pengunjung mengenalnya dengan nama lain, Bangkiang Djaran.
Apa yang Kamu Dapat
Tiga air terjun yang saling berangkai. Yang pertama jatuh lurus sekitar 20 meter ke kolam berdiameter kira-kira 7 meter, airnya kehijauan dan jernih. Yang kedua adalah lanjutan alirannya, dan yang ketiga ada di seberang, terlihat dari beberapa meter. Ukurannya kalah megah dari Tibumana, tetapi pengunjungnya jauh lebih sedikit.
Jalur dan Waktu Tempuh
Dari kota Bangli sekitar 15-20 menit berkendara, dari Ubud kira-kira 45-60 menit. Rute yang umum dipakai: Sidan (Gianyar) lalu Bunutin, terus ke lapangan Desa Taman Bali, kemudian belok ke timur menuju Jelekungkang dan ikuti papan penunjuk. Kalau lewat Bunutin, Pura Langgar bisa jadi mampir singkat. Dari parkir, jalan kaki sekitar 500 meter melewati sawah, hutan, dan jembatan kayu-bambu, dengan beberapa ratus anak tangga.
Penilaian Jujur
Jalurnya belum berpaving penuh dan berlumpur setelah hujan, batu di sekitar kolam licin, dan nyamuk cukup banyak. Tidak ada toilet, ruang ganti, atau warung di dekat air terjun, jadi datanglah sudah berpakaian renang. Musim kemarau debitnya kecil. Waktu terbaik adalah November-April pada hari yang kering setelah turun hujan. Anak kecil perlu diawasi karena tepi sungainya cukup dalam.
Jam dan Lokasi
- Jam: 08.00-18.00 WITA (dicek Oktober 2026).
- Tiket: gratis, donasi sukarela.
- Lokasi: Lihat di Google Maps
- Foto terbaru: cari di Instagram
Bawa lotion antinyamuk dan sepatu yang boleh kotor. Dua barang itu menentukan apakah kunjunganmu nyaman atau tidak.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!