Tidak. Per 20 Oktober 2026 belum ada kereta, LRT, MRT, atau trem penumpang yang beroperasi di Bali. Tidak ada rel di pulau ini. Kereta terdekat ada di Jawa: jalur KAI berakhir di Banyuwangi, dekat Pelabuhan Ketapang, di seberang Gilimanuk. Yang ada di Bali saat ini hanya rencana, dan rencana itu baru berganti bentuk bulan lalu.
Dari subway ke trem: urutan kejadiannya
- 4 September 2024: peletakan batu pertama proyek kereta bawah tanah (sering disebut Bali Urban Rail atau LRT Bali) di Sentral Parkir Kuta. Rute fase pertama Bandara Ngurah Rai-Kuta-Seminyak-Canggu-Cemagi. Proyek ini dirancang dibiayai penuh swasta, dan nilainya disebut ratusan triliun rupiah (angkanya berbeda antar media). Target awal fase pertama selesai sekitar 2028.
- Februari-April 2026: The Bali Sun dan media lain melaporkan belum ada pekerjaan konstruksi yang terlihat sejak seremoni 2024.
- Agustus 2026: Gubernur Wayan Koster mengumumkan rencana metro ditinggalkan dan diganti kereta ringan, dengan alasan minat investor swasta kurang (International Railway Journal, 14 Agustus 2026).
- 1 September 2026: Pemprov Bali, Pemkab Badung, dan PT KAI menandatangani kesepakatan bersama rencana pengembangan perkeretaapian di Bali (rilis Dishub Provinsi Bali). Isinya kajian: pendataan, studi kelayakan atau desain rinci, integrasi antarmoda, dan SDM.
- 21 September 2026: di rapat paripurna DPRD Bali, Koster menyebut moda yang dipilih adalah trem listrik bertenaga baterai, tanpa kabel listrik di atas jalan. Menurut Bali Post (22 September 2026), KAI sudah tiga kali memaparkan rencananya dan Koster menyatakan anggarannya sudah disiapkan.
Rute dan target trem Bandara-Canggu
Angka yang dipakai pemerintah daerah per September 2026, menurut Bali Post:
- Fase 1: Bandara Ngurah Rai-Kuta-Legian, sekitar 6,6 km. Target operasi komersial kuartal IV 2028.
- Fase 2: Legian-Seminyak-Canggu, sekitar 6,5 km. Target operasi komersial kuartal I 2031.
- Mulai bangun: ditargetkan 2027. Pemprov sebelumnya menyebut peletakan batu pertama Maret 2027.
Railway Gazette (21 September 2026) menambahkan bahwa KAI juga masih mengkaji opsi ART (autonomous rail rapid transit), yaitu bus listrik bergandeng yang dipandu sensor di jalurnya sendiri. Jadi bentuk akhirnya belum final. Studi teknis, penetapan trase, lahan, depo, dan perizinan juga masih harus diselesaikan. Bali sudah pernah melihat target 2027-2028 untuk proyek sebelumnya, jadi anggap tahun-tahun di atas sebagai target, bukan jadwal pasti. Untuk liburan 2026, 2027, dan kemungkinan besar 2028, rencanakan perjalanan tanpa kereta.
Cara bepergian di Bali sekarang
- Trans Metro Dewata: bus kota ber-AC dengan enam koridor, antara lain Sentral Parkir Kuta-Terminal Pesiapan, Terminal Ubung-Bandara Ngurah Rai, Ubung-Sanur, Ubung-Monkey Forest Ubud, dan Sentral Parkir Kuta-Nusa Dua. Tarif umum Rp4.400 sekali jalan, Rp2.000 untuk pelajar, lansia, dan difabel, dibayar non-tunai (kartu uang elektronik atau QRIS). Jam operasi kira-kira 05.00-19.00 tergantung koridor (IDN Times Bali, 2026). Murah, tapi jarang sampai ke pintu hotel dan berhenti sore hari.
- Kura-Kura Bus: shuttle wisata swasta. Menurut blog operatornya, layanan dibuka lagi April 2026 dengan rute Kuta, Sanur, Ubud, sampai Kintamani. Tarif dan jadwal cek langsung di situs kura2bus.com karena sering berubah.
- Grab, Gojek, dan taksi argo: pilihan paling praktis untuk kebanyakan wisatawan. Di beberapa titik (bandara, kawasan tertentu di Ubud dan Canggu) penjemputan ojek dan mobil online dibatasi, jadi ikuti titik jemput resmi di aplikasi.
- Sewa mobil dengan sopir: paling masuk akal untuk rute jauh seperti Sidemen, Amed, atau Munduk.
- Tol Bali Mandara: jalan tol di atas laut yang menghubungkan kawasan Benoa, bandara, dan Nusa Dua, dan boleh dilalui motor. Tarif dan cara bayarnya ada di artikel Tol Bali Mandara 2026.
Perbandingan rute, tarif, dan kapan bus umum layak dipakai dibahas di panduan transportasi umum di Bali 2026.
Yang perlu diingat
Koridor yang nantinya dilayani trem, yaitu Bandara-Kuta-Seminyak-Canggu, saat ini adalah ruas paling macet di Bali selatan. Kalau Anda punya penerbangan dari kawasan Canggu atau Seminyak, sisihkan 60-90 menit ke bandara pada jam sibuk sore. Bila ada kabar baru (peletakan batu pertama, perubahan rute, atau penundaan), sumber yang paling cepat memuatnya adalah situs Dishub Provinsi Bali, rilis PT KAI, dan Bali Post. Status di atas dicek 20 Oktober 2026.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!