Uber tidak ada di Bali. Uber menjual seluruh bisnisnya di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, kepada Grab pada Maret 2018, dan aplikasinya berhenti melayani perjalanan di kawasan ini pada April 2018. Selain Grab dan Gojek, yang beroperasi di Bali adalah inDrive dan Maxim. Semua info di bawah dicek 19 Oktober 2026.
Apakah Uber sudah kembali ke Indonesia?
Belum. Per Oktober 2026 kami tidak menemukan pengumuman resmi Uber soal kembali beroperasi di Indonesia. Akun Uber dari negara asal Anda tidak bisa dipakai memesan perjalanan di Bali. Pengguna Uber biasanya paling cepat terbiasa dengan Grab, karena alurnya mirip dan pembayaran kartu kredit luar negeri umumnya diterima.
Apakah inDrive ada di Bali?
Ada. inDrive resmi memperluas layanannya ke Bali pada Februari 2025 (Kontan), lalu membuka driver lounge pertamanya di Bali pada April 2025 (RRI Denpasar). Cara kerjanya berbeda dari Grab dan Gojek: Anda mengajukan harga, lalu pengemudi menerima, menolak, atau menawar balik. Anda memilih sendiri tawaran yang masuk.
Model tawar ini bisa menguntungkan di jam sepi untuk perjalanan jauh. Repotnya, tawaran yang terlalu rendah sering tidak diambil siapa pun, terutama malam hari atau dari lokasi terpencil. Kami tidak menemukan data jumlah pengemudi inDrive di Bali. Bila tidak ada tawaran dalam beberapa menit, naikkan harga atau pindah aplikasi.
Apakah Maxim ada di Bali?
Ada. Situs resmi Maxim (taximaxim.com) mencantumkan Denpasar dan Gianyar sebagai kota layanan, dicek Oktober 2026. Maxim menyediakan ojek motor dan mobil, dengan estimasi harga tampil di aplikasi sebelum Anda memesan. Kami tidak menemukan berita 2025-2026 yang khusus membahas operasional Maxim di Bali, jadi cek ketersediaan pengemudi di aplikasi sebelum mengandalkannya, apalagi di luar Denpasar dan Gianyar.
Lebih murah mana dibanding Grab dan Gojek?
Kami tidak menemukan tabel tarif resmi inDrive atau Maxim untuk Bali, jadi klaim "pasti lebih murah" tidak bisa dibuktikan. Yang pasti: untuk ojek motor, semua aplikasi tunduk pada batas tarif Kementerian Perhubungan yang sama, yaitu KP 667 Tahun 2022 untuk Zona I (termasuk Bali), Rp2.000-2.500 per km. Selisih harga antaraplikasi biasanya datang dari biaya layanan, promo, dan tarif dinamis saat hujan atau jam sibuk.
Sejak 1 Juli 2026, potongan aplikator ojek online dibatasi maksimal 8% lewat Perpres Nomor 27 Tahun 2026. Aturan ini menambah pendapatan pengemudi; harga yang Anda lihat di layar tidak otomatis turun. Cara paling praktis: buka dua atau tiga aplikasi untuk rute yang sama dan bandingkan angka akhirnya. Contoh tarif nyata dari bandara ada di Tarif Grab dan Gojek di Bali 2026.
Apakah zona larangan jemput berlaku juga untuk inDrive dan Maxim?
Ya. Spanduk "no online taxi" di Canggu, pusat Ubud, sebagian Uluwatu, dan sekitar pelabuhan Padangbai ditujukan untuk semua transportasi online, bukan merek tertentu. Pengemudi inDrive atau Maxim yang menjemput di titik itu menghadapi risiko yang sama dengan pengemudi Grab. Di Bandara Ngurah Rai, Grab dan Gojek punya konter dan titik jemput resmi; kami tidak menemukan informasi konter resmi untuk inDrive atau Maxim. Peta titik bermasalah ada di Grab & Gojek di Bali: Di Mana Tidak Boleh Dijemput?
Bagaimana soal pembayaran dan keamanan?
- Siapkan uang tunai. Di inDrive, harga yang disepakati umumnya dibayar langsung ke pengemudi. Bawa pecahan kecil, karena kembalian untuk lembaran Rp100.000 sering tidak ada.
- Daftar sebelum berangkat. Akun baru diverifikasi dengan kode OTP. Bila nomor asal Anda tidak menerima SMS saat roaming, daftar dulu di rumah atau pakai kartu SIM lokal.
- Cocokkan pelat dan wajah. Naik hanya bila nomor polisi, model kendaraan, dan foto pengemudi sesuai dengan yang tampil di aplikasi.
- Jangan pindah ke transaksi di luar aplikasi. Bila pengemudi meminta Anda membatalkan pesanan lalu membayar tunai dengan harga baru, jejak perjalanan dan perlindungan aplikasi ikut hilang.
- Bagikan perjalanan. Pakai fitur berbagi lokasi atau tombol darurat bila aplikasinya menyediakan, terutama malam hari.
- Helm untuk ojek. Minta helm penumpang; pengemudi ojek wajib menyediakannya.
Jadi, aplikasi mana yang perlu dipasang?
Untuk kunjungan singkat, Grab dan Gojek tetap paling praktis karena punya titik jemput resmi di bandara dan jangkauan rute wisata paling luas. inDrive layak jadi cadangan untuk perjalanan jauh di jam sepi, saat Anda punya waktu menawar. Maxim berguna di Denpasar dan Gianyar bila dua aplikasi besar sedang mahal. Uber bisa Anda coret dari daftar untuk Bali.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!